Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Revisi UU KPK Akan Ditentukan dalam Paripurna Besok

DPR berencana menggelar rapat paripurna membahas revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/2/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Nasib Revisi UU KPK Akan Ditentukan dalam Paripurna Besok
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Ade Komaruddin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR berencana menggelar rapat paripurna membahas revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/2/2016).

"Rapat paripurna jadi besok," kata Ketua DPR Ade Komaruddin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Rapat pimpinan Fraksi penggati Bamus telah berlangsung sebanyak dua kali.

Hasil rapat tetap sepakan merevisi UU KPK dengan catatan menguatkan KPK.

"Untuk menguatkan KPK bukan untuk melemahkan," imbuh Akom

Mengenai peran ketua umum partai dalam pembahasan RUU KPK, Akom mengatakan keputusan dewan selalu disampaikan kepada fraksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan fraksi merupakan kepanjangan tangan partai politik.

"tentu 10 fraksi ini berkonsultasi dan mohon arahan dari ketum. jadi pasti keputusan partai," katanya.

Mengenai draft RUU KPK, Politikus Golkar itu menuturkan hal tersebut bukanlah kesimpulan akhir.

Bisa saja terdapat perubahan redaksional serta substansi UU.

Diketahui, empat point revisi UU KPK antara lain pembentukan dewan pengawas, kewenangan mengeluarkan SP3, pengangkatan penyidik independen dan izin penyadapan.

‎"Kalau tidak sesuai dengan empat itu tidak dilanjutkan tidak apa-apa. Besok itu kan diketuk inisiatif dan itu RUU, bukan UU sendiri, pembahasan UU itu dilakukan presiden dengan DPR."

"Dari presiden diutus para menterinya. nanti fraksi-fraskis punya pandangan. Semua fraksi sudah sepakat kita merevisi ini," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas