TMP dan Hipmi Berbagi Air Bersih Untuk Warga
Sebagai rasa terimakasih atas bantuan dan bakti sosial ini, ia mengimbau warga untuk mampu menjaga fasilitas.
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Hidup itu sekali, maka harus bermanfaat bagi sesama. Hidup yang bermakna juga adalah hidup yang bisa membantu dan membahagiakan orang lain
"Apabila kita ingin bahagia maka buatlah orang lain bahagia. Hidup ini harus berguna bagi masyarakat, bukan berguna bagi diri sendiri," kata Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/2/2016).
Keberadaan Maruarar di desa ini dalam rangka bakti sosial yang digelar DPP Taruna Merah Putih (TMP) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Peduli dan Humanitarian Forum Indonesia (HFI), dengan dengan tema "Berbagi Air Untuk Kehidupan.
Diketahui, warga di desa ini sangat sulit mendapatkan air jernih dan bersih. Selama ini, untuk mendapatkan air jernih, mereka mengandalkan hujan.
Selain memberi bantuan air bersih, ungkap Maruarar, TMP juga akan memberikan bantuan perlengkapan sepak bola dan memberikan kesempatan kepada anak muda di desa tersebut untuk sekolah bola.
"Saya juga akan memberi bantuan agar anak-anak muda di sini bisa bermain bola. Jika ada yang memenuhi syarat silahkan sekolah bola gratis," kata Maruarar, yang kini memiliki sekolah sepakbola di Jakarta, sebab mau mengubah nasib masyarakat menjadi lebih baik dengan berolahraga.
Terkait dengan kegiatan ini Maruarar juga menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus dilakukan terus menerus.
Mendengar aspirasi rakyat serta menyapa warga harus dilakukan meski bukan di musim kampanye. "Kita sapa dan bantu rakyat bukan karena ada kepentingan politik saja," tegas Maruarar.
Ketua HIPMI Peduli, Sari W Pranomo, menyatakan sangat senang bisa bekerjasama dengan TMP dan bisa berbagi kepada masyarakat dengan menyediakan air bersih kepada masyarakat kampung Jungur. Pasalnya selama ini mereka mengalami kesulitan untuk menikmati air bersih.
"Kita sudah melaksankan kegiatan ini sejak bulan november dan Alhamdulillah bisa menyerahkan pada bulan Februari. Bantuan yang dilakukan oleh HIPMI yang bekerjasama dengan TMP dan HFI ini murni kemanusian dengan semangat peduli menulong sesama. HIPMI peduli memiliki fokius dalam kemanusiaan bersama TMP dan HFI. Program ini akan dilanjut di tempat lain. Dekat-dekat ini di Bekasi," pungkasnya.
Bantuan ini disambut dengan luapan kebahagian oleh warga. Pasalnya bantuan ini memecahkan persoalan yang dialami warga selama ini yang sangat kesulitan memperoleh air kebersih dan sehat.
Ati (38), warga dusun Jungur menyatakan bahwa bantuan yang telah dilakukan oleh TMP dan HIPMI peduli sangat membantu.
"Saya sangat berterimakasih. Karena selama ini warga di sini sangat kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.
Selama ini, ia bercerita untuk mendapatkan air bersih, ia harus berjalan selama satu jam. Kalau musim kemarau, ia dan warga lain harus berjalan sejauh 2 Km dengan menanjak dan menurun, dan dengan menggedong air. "Ini sangat berat," tuturnya.