Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polda Maluku Utara Selidiki Dugaan Pondok Pesantren di Halmahera Dibakar

Pasalnya tidak ada pihak pesantren yang terkait dengan bentrok antarkelompok pemuda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Polda Maluku Utara (Malut) tengah menyelidiki kasus pembakaran pesantren di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, saat bentrok antarkelompok pemuda 28 Maret 2016 kemarin.

Kapolda Maluku Utara, Brigjen Zulkarnain mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk memastikan apakah pondok pesantren tersebut benar dibakar.

"Kami masih menunggu hasil Labfor apakah betul dibakar atau terbakar," tegas Zulkarnain, saat dihubungi wartawan, Kamis (31/3/2016).

Jenderal bintang satu ini juga belum dapat ‎menjelaskan terkait hubungan bentrok antarkelompok pemuda tersebut dengan dugaan pembakaran pesantren.

Pasalnya tidak ada pihak pesantren yang terkait dengan bentrok antarkelompok pemuda.

‎Sementara menurut Zulkarnain, pesantren tersebut diduga dibakar oleh pemuda yang sedang mabuk.

Diketahui, ada empat kelas milik pesantren yang diduga dibakar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami belum bisa simpulkan apakah ada hubungannya pesantren dibakar dengan perkelahian," tegas Zulkarnain.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas