Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puisi Denny JA Khusus di Hari Kartini

Hari kartini yang jatuh hari ini, 21 April 2016 diperingati dengan beragam cara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Puisi Denny JA Khusus di Hari Kartini
Istimewa
Raden Ajeng Kartini 

Di dalam kotak, surat Kartini letakkan
Berharap pesannya sampai kepada masa depan
Dan Buuum!!!!
Seketika kotak itu raib.
Ajaib!!!

1903, setahun kemudian
Tiada yang bisa menahan
Menikah Kartini
Berpoligami Kartini
Menjadi istri keempat Kartini

Namun sekolah didirikan kartini
Pendidikan untuk perempuan diperjuangkan Kartini
Emansipasi wanita diimpikan Kartini
Suaminya memahami
Mendukungnya tiada henti
Hingga ajal menjemput Kartini

Soal mengapa ia berpoligami
Sudah ia jelaskan itu dan ini
Ia harap suratnya sampai ke masa depan

Namun tak pernah sampai surat Kartini
Tidak di dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang
Tidak pula ke tangan sang pengirim

Rosa, aktivis feminis tahun 2016
Yang mengirim surat pedas
Didebat temannya keras

"Kartini sudah lakukan apa yang bisa
Bukan tokoh komik Super Hero ia!
Berhentilah menggugat
Terima apa yang sudah tersurat"

Rekomendasi Untuk Anda

Tapi Rosa tetap menanti
Ia tak ingin itu misteri
Setiap hari, pagi dan senja
Kamar diperiksanya
Mencari kotak yang ia kirimkan
Menunggu surat balasan

Tak lama kemudian di waktu subuh
21 April 2016 berlabuh
Rosa kaget terpana
Kotak ajaib sampai di kamarnya
Di dalam kotak itu
surat balasan yang ditunggu
Dari RA Kartini
Ya, dari RA Kartini

Surat dibacanya lagi dan lagi
belasan kali
Puluhan kali

Rosa menangis
Dari plafon kamarnya yang amis
Turun hujan gerimis

Kini Ia memahami sepenuhnya
RA Kartini bisa ia terima
Apa adanya

Rosa mulai mengerti
Mengapa Kartini berpoligami
Walau ia tetap tak menyetujui
Baginya kini dan nanti
Poligami musuh emansipasi

Rosa menyalakan lilin di taman
lagu Ibu Kita Kartini ia nyanyikan
Ultah RA Kartini ia rayakan
Kini Kartini lebih ia hormati
Kini Kartini lebih ia cintai

rumput, angin dan lampu
Bunga, handphone dan pintu
Bersama Rosa selalu
Ikut menyanyikan lagu itu

"Ibu kita Kartini putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya"

***

21 April 2016

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas