Beredar Soal Ulangan Kelas 2 SD Bermateri Pembunuhan dan Perceraian
Soal itu bukan satu-satunya. Masih soal lain dengan materi perceraian, yang diberikan kepada murid SD tersebut.
Editor: Rendy Sadikin
"Karena memang tahun 2011 enggak masalah, jadi mungkin dianggap guru sudah pernah diberikan enggak ada masalah, jadi dirasa aman-aman saja," ujar Ridoyo.
Soal ditarik
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur Ungkadi, menyatakan, soal itu memang kurang sesuai bagi siswa kelas II sehingga pihaknya menarik soal itu.
Selain soal, buku pendidikan lingkungan budaya Jakarta (PLBJ) atau mulog yang jadi sumber pembuat soal itu juga ditarik. Diakuinya, materi soal seperti itu kurang tepat bagi anak SD.
"Sebenarnya kasus buku tersebut kurang sesuai dengan perkembangan saat ini. Saat ini buku tersebut harus ditarik dan diganti yang sesuai. Soal untuk PR itu juga kita tarik," ujar Ungkadi.
Soal sanksi, Ungkadi mengatakan bahwa pihaknya akan menilai apakah hasil pemeriksaan nanti menemukan unsur kesengajaan atau tidak.
Adapun pemberian sanksi nantinya akan disesuaikan dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai.
Pihak sekolah, menurut dia, juga akan meminta maaf kepada orangtua murid kelas II di sekolah tersebut yang anaknya diberi PR itu.
"Pihak sekolah akan melakukan pendekatan ke orangtua untuk meminta maaf, (menjelaskan) duduk permasalahannya seperti apa biar orangtua siswa juga merasa terlayani," ujarnya, Senin.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.