Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kalau Pak Jokowi Punya Peternakan Sendiri, Mungkin Harga Daging Sapi Bisa di Bawah Rp 80 Ribu

Jauh dari janji Presiden Joko Widodo yang menyebutkan akan menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80 ribu

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kalau Pak Jokowi Punya Peternakan Sendiri, Mungkin Harga Daging Sapi Bisa di Bawah Rp 80 Ribu
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Pedagang daging sapi di Pasar Palmerah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sambil melayani pembeli yang datang satu per satu, Rozi (38) salah satu pedagang daging sapi di Pasar Palmerah bercerita bahwa mustahil menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80 ribu dalam kondisi sekarang.

Ia pun membenarkan pendapatnya tersebut dengan menyebutkan harga daging sapi saat ini masih menyentuh angka Rp 130 ribu di Jakarta.

Jauh dari janji Presiden Joko Widodo yang menyebutkan akan menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80 ribu menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Harga daging sapi hidup per kilogram saja sekitar Rp 60 ribu. Saya ambil dari tempat pemotongan sudah jadi Rp 90 ribu sampai Rp 94 ribu. Jadi tidak mungkin sekali menjual daging sapi ke masyarakat dengan harga di bawah Rp 80 ribu," jelasnya, Minggu (3/7/2016).

Ia menyebutkan bahwa biaya transportasi untuk membawa sapi menjadi biang kerok tingginya harga komoditas ini. Rozi pun berkelakar bahwa harga di bawah Rp 80 ribu tersebut bisa dicapai andaikan Presiden Jokowi memiliki peternakan sapi sendiri.

"Kalau Pak Presiden punya (peternakan) sapi sendiri dan mau dijual rugi mungkin keinginannya tersebut bisa jadi kenyataan," ujar pria asal Pandeglang, Banten tersebut setengah tertawa.

BERITA REKOMENDASI

Jokowi sendiri pernah menyatakan bahwa ia ingin para menteri terkait mencari cara untuk menekan harga daging sapi hingga di bawah Rp 80 ribu menjelang Lebaran ketike mengunjungi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 23 Mei 2016 lalu.

"Kalau harganya masih di bawah Rp 80 ribu nanti kinerja menteri terkait akan kita evaluasi," janjinya saat itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas