Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Panitera Penerima Suap Perkara Saipul Jamil Mengaku Depresi Kepada Hakim

Rohadi, terdakwa kasus dugaan suap Saipul Jamil, mengaku depresi kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Panitera Penerima Suap Perkara Saipul Jamil Mengaku Depresi Kepada Hakim
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa kasus suap perkara hukum yang juga Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/9/2016). Rohadi didakwa menerima suap dalam perkara hukum yang melibatkan pedangdut Saipul Jamil. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTARohadi, terdakwa kasus dugaan suap Saipul Jamil, mengaku depresi kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Hakim lalu memberikan motivasi kepada panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut.

Rohadi mengaku depresi selama berada di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan eksepsi dari penasihat hukum Rohadi meminta pada majelis hakim agar memberikan waktu bagi kliennya untuk berobat ke psikiater selama proses persidangan.

Ketua majelis hakim Sumpeno lantas bertanya kepada Rohadi terkait kondisi tersebut.

"Memangnya anda depresi?" Kata hakim Sumpeno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016).

Berita Rekomendasi

"Iya yang mulia, saya depresi luar biasa. Merasa cemas terus," jawab Rohadi dengan suara lirih.

Rohadi juga memohon agar ruangan tempatnya ditahan dipindahkan dari lantai sembilan ke lantai satu.

Dirinya mengaku sempat memiliki keinginan untuk bunuh diri dengan lompat dari lantai sembilan.

Bahkan beberapa kali Rohadi juga tak menghabiskan makanan yang diberikan petugas KPK.

"Lebih nyaman kalau ditahan di lantai bawah. Ada tekanan psikologis kalau ditahan di lantai atas, semakin merasa cemas," katanya.

Hakim Sumpeno lalu memberikan motivasi kepada Rohadi agar lebih kuat selama berada di dalam rutan.

"Harus kuat, jiwanya harus sehat kalau terlibat masalah. Makan juga harus baik karena jadi vitamin untuk kekuatan," kata Hakim Ketua Sumpeno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas