Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banyak Jenderal Berusaha Gandakan Uang di Dimas Kanjeng

"Saya yang klenik-klenik gitu enggak percaya. Katanya ada beberapa jenderal banyak gandakan uang di situ, itu yang saya dengar," kata Mahfud.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Banyak Jenderal Berusaha Gandakan Uang di Dimas Kanjeng
facebook
Dimas Kanjeng Taat Pribadi, dukun pengganda uang yang dulu menobatkan diri sebagai Raja Probolinggo. 

"Memang ada dugaan semacam ketidaknyamanan dari Taat Pribadi. Ada kekhawatiran dia terhadap dua orang ini," kata Boy.

Dalam pembunuhan itu, Taat Pribadi memerintahkan anak buahnya bernama Wahyu untuk menghabisi Abdul Gani dan Ismail.

Kedua santrinya itu dianggap berencana membongkar mengenai penggandaan uang yang dilakukan sang guru.Namun, polisi enggan buru-buru menyimpulkan motif pembunuhan itu.

"Ini masih terus dibuktikan. Ada hal lain yang dikembangkan penyidik, belum bisa disampaikan," ujar Boy.

Selain melakukan pembunuhan, diduga Taat Pribadi juga melakukan penipuan dengan menjanjikan penggandaan uang.

Namun, kata Boy, polisi masih fokus pada tindak pidana pembunuhan yang menyeret Taat Pribadi dan sejumlah anak didiknya."Berkaitan hal lain yang melawan hukum seperti penggandaan uang, kami tidak bisa sampaikan," kata Boy.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas