Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Mendagri Akan Serahkan Draf RUU Pemilu Kepada Presiden Pekan Ini

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menyampaikan draf RUU Pemilu kepada presiden melalui Sekretariat Negara pekan ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mendagri Akan Serahkan Draf RUU Pemilu Kepada Presiden Pekan  Ini
Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menyampaikan draf RUU Pemilu kepada presiden melalui Sekretariat Negara pekan ini.

Menurutnya, tahap finalisasi rancangan undang-undang Pemilu bersama dengan Kementerian Hukum dan HAM sudah hampir selesai.

"Minggu ini kami yakin. Karena saya juga sebagai penanggungjawab dan pak Menkumham terus mengharmonisasikan RUU ini," kata Tjahjo Kumolo di Kantornya, Jakarta, Selasa (18/10/2016)

Dia menjelaskan bahwa hal yang membuat terlambatnya penyampaian RUU Pemilu dari target sebelumnya dikarenakan harus menyerap segala aspirasi yang berkembang baik dari masyarakat maupun partai politik.

Masukan masyarakat dan partai politik akan menjadi elemen penting dalam pemilihan umum.

"Aspirasi masyarakat dan parpol, kedaulatan parpol harus diserap dengan baik dan harus tercermin di dalam RUU Pemilu ini. Penyerasian terus kami lakukan," kata Tjahjo.

Rekomendasi Untuk Anda

Dirinya menolak anggapan waktu pemberian draf RUU Pemilu tersebut terlalu mendesak bagi KPU.

Menurutnya tahapan pemilu baru akan dimulai pertengahan 2017 mendatang.

"Tahapan baru pertengahan tahun depan. Kalau Oktober kita serahkan ke DPR, November ada waktu untuk fraksi di DPR dan parpol untuk membahas draf itu. Masih ada lima bulan sampai mulai tahapan," urai Tjahjo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas