Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Perempuan Ini Sandang Pangkat Jenderal di Institusi Kepolisian

"Jumlah Polwan berpangkat bintang dulu seluruhnya ada 10, satu diantaranya Bu Basaria, KPK, dulu kan sempat bintang dua."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dua Perempuan Ini Sandang Pangkat Jenderal di Institusi Kepolisian
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Brigjen Sri Handayani (kiri) dan Brigadir Jenderal Ida Utari. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Dari seluruh Polwan se Indonesia ternyata hanya ada dua yang berpangkat jenderal bintang satu, siapa mereka?

Pertama, Brigadir Jenderal Ida Utari yang bertugas sebagai Direktur Bagian Rehabilitasi BNN dan Brigjen Sri Handayani, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Polri.

Terlebih baru saja pada Selasa (25/10/2016) kemarin, ‎Sri Handayani mendapat award kenaikan pangkat dari Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Saat pelantikan Sri Handayani di Rupatama Mabes Polri, Ida Utari menyempatkan diri hadir, mereka sempat foto bersama.

Ditemui usai pelantikan, ‎Brigadir Jenderal Ida Utari membocorkan bawah jumlah Polwan berpangkat jenderal bintang satu sangat sedikit.

"Jumlah Polwan berpangkat bintang dulu seluruhnya ada 10, satu diantaranya Bu Basaria, KPK, dulu kan sempat bintang dua. Tapi semuanya sekarang sudah pensiun. Tinggal dua yang aktif, saya dan Bu Sri Handayani," ungkap Ida Utari.

Ida Utari yang sudah tiga tahun bertugas di BNN ini ternyata bukan dari lulusan Akademi Ilmu Kepolisian ‎(Akpol).

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan Ida Utari juga tidak segan membocorkan kiat-kiatnya ‎sehingga bisa mendapat posisi bintang satu di pundaknya.

"‎Saya bukan dari Akpol, tapi dari Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) angkatan 87. Intinya kalau mau berkarir bagus ya harus bekerja yang terbaik, iklas dan jangan lupa berdoa. Karena pangkat itu titipan dan amanah," terang Ida Utari.

Ditanya soal bagaimana nantinya apabila pimpinan Polri menarik dirinya untuk bertugas kembali di Institusi Polri, ? Misalnya penempatan sebagai Kapolda? Merespon itu, Ida Utari menjawab dirinya siap ditempatkan dimana saja.

‎"Dimanapun nantinya ditempatkan, saya siap. Kami Polwan harus punya warna dan berarti bagi masyarakat. Itu yang terpenting," tegas Ida Utari.

Selanjutnya Ida Utari juga mengimbau seluruh Polwan di Indonesia agar tekun melakukan tanggung jawab dan tugasnya.

"Rekan-rekan Polwan, bekerjalah dengan tekun. Jangan lupa sekolah, tempuh sekolah dengan baik. Diiringi dengan doa dan kerja iklas," imbuhnya.

Yang kedua adalah ‎Brigjen Sri Handayani yang kini menjabat Kasetukpa Polri. Dia juga buka-bukaan soal kiat-kiatnya untuk bisa berprestasi.

‎Tidak main-main, lantaran cemerlang dan karirnya berprestasi, Sri Handayani sempat menjadi bahan rebutan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas