Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Rusuh pada Demo 4 November Versi Polisi

Kombes Awi Setiyono mengungkapkan kronologi dari awal mula massa berdatangan hingga akhirnya terjadi kericuhan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kronologi Rusuh pada Demo 4 November Versi Polisi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota kepolisian bertahan dari serangan demonstran saat terjadi bentrokan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/11/2016). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Bersamaan dengan itu, massa mulai menggunakan bambu yang telah mereka bawa untuk memukul polisi.

Menyikapi serangan itu, polisi yang terus mencoba bertahan, akhirnya menembakkan gas air mata untuk pertama kalinya pada 19.33 WIB. Demonstran mulai berhamburan.

Pada 19.41 WIB, polisi kembali menembakkan gasi air mata. Tujuh menit berselang, tembakan gas air mata kembali dikeluarkan polisi untuk ketiga kalinya.

Namun, pada pukul 20.01 WIB, ada kelompok massa yang membakar tiga kendaraan polisi, dua mobil security barier dan satu truk. Hingga akhirnya, tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api di tiga mobil itu.

Akhirnya, seluruh situasi mulai kondusif sekitar pukul 20.15 WIB, setelah Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta jajarannya berhenti menembakkan gas air mata.

Penulis: Akhdi Martin Pratama

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas