Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bejo Bintang Toedjoe Tutup Gerakan Bina Tanam Jahe Merah di RPTRA Amir Hamzah

Setelah berlangsung tiga hari berturut-turut, Bejo Bintang Toedjoe menutup Pembinaan Gerakan Tanam Jahe Merah di RPTRA Amir Hamzah, Rabu (08/02/2017).

Bejo Bintang Toedjoe Tutup Gerakan Bina Tanam Jahe Merah di RPTRA Amir Hamzah
Wartakota/Paulus Trigo
Bejo Bintang Toedjoe menutup Pembinaan Gerakan Tanam Jahe Merah di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (08/02/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setelah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, Bejo Bintang Toedjoe menutup Pembinaan Gerakan Tanam Jahe Merah di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (08/02/2017).

Kegiatan pembinaan ini dimulai dari 06 Februari – 08 Februari 2017 pada seluruh daerah DKI Jakarta, yang bertempat di Kantor Sudin PPAPP Jakarta Timur, Kantor Walikota Jakarta Selatan, RPTRA Sungai Bambu Jakarta Utara, dan RPTRA Amir Hamzah Jakarta Pusat.

RPTRA Amir Hamzah menjadi salah satu tempat penyelenggaraan pembinaan gerakan tanam jahe merah yang banyak diminati warga sekitar dengan kehadiran 80 orang.

Pembinaan gerakan tanam jahe merah ini terdiri dari beberapa rangkaian acara, mulai dari menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Mars PKK” oleh ibu-ibu PKK, yang dilanjutkan kata sambutan dari Meti Erikawati  selaku Sudin PPAP,  Sugeng dari Perwakilan KPKP, Efadina dari PKK Pusat, dan  Herna Kusumawati  selaku Wakil Ketua Pokja II PKK DKI Jakarta.

“Semua pendidikan dan pelatihan masuk dalam wilayah Pokja III. Termasuk kegiatan pembinaan gerakan tanam jahe merah ini merupakan tanggung jawab Pokja III untuk mendampingi dan mendukung suksesnya kegiatan ini, “ungkap Herna Kusumawati.

Selanjutnya, David Walalangi sebagai pakar tanaman herbal sekaligus Direktur PT Yakin Raih Sukses(YRS) menilai kegiatan kerjasama Bejo Bintang Toedjoe dan PT YRS ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan memiliki banyak keunggulan.

David Walalangi
David Walalangi sebagai pakar tanaman herbal sekaligus Direktur PT Yakin Raih Sukses(YRS)

“Inti dari kegiatan pembinaan tahap kedua ini adalah evaluasi apa yang kita lakukan dari november 2016, supaya langkah berikutnya di tahun 2017 ini jauh lebih dahsyat, “ujar David Walalangi.

David meyakini kegiatan pembinaan ini bisa menjadi revolusi mental bagi para pesertanya.

“Dari kegiatan ini, harapannya mental para peserta semakin terbentuk karena kegiatan ini bukan kekuatan otak dan otot, tetapi mental.  Disinilah revolusi mental sebenarnya. Apalagi penanaman ini jangka panjang, yang semua orang ga bisa lakukan. Tapi, bagi mereka yang bisa, mental mereka kebentuk dan ditularkan ke orang lain, “paparnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari sesi tanya-jawab hingga sesi doorprize yang merupakan kerjasama Warta Kota selaku Event Organizer (EO).

Tersedia  berbagai hadiah menarik doorprize seperti hairdryer, setrikaan, voucher belanja dan dispenser.

Pemenang Doorprize Gerakan Tanam Jahe Merah
Sesi doorprize Pembinaan Gerakan Tanam Jahe Merah yang merupakan kerjasama Warta Kota selaku Event Organizer (EO).

Salah satu peserta dari kegiatan ini, Walzenah dan Ati Wartini dari Kecamatan Palmerah mengungkapkan kegembiraanya mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan keduakalinya kami ikuti. Positifnya kegiatan ini buat lebih bersemangat dan seru-seruan karena banyak teman menyemai, “ujar Walzenah dan Ati Wartini dari Palmerah.

Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa diikut semua orang, sehingga teman-teman lainnya bisa mendapat manfaat dari kegiatan ini.

Demikan juga dialami Irma dari RPTRA Cideng,Jakarta Pusat yang merasa senang  dari terselenggaranya kegiatan ini.

“Dari pembibitan hingga pertumbuhan sekarang kita senang bisa dibimbinng, harapannya semua RPTRA bisa mendapat pembinaan dan  pupuk bagi tanaman, “ujar Irma.

Tak hanya Irma, peserta penanam jahe lainnya, Nona Wardah Hanafi dari wilayah rusun Rawasari, merasa sangat bersyukur dengan kegiatan ini.

Nona Wardah Hanafi dari wilayah rusun Rawasari
Nona Wardah Hanafi dari wilayah rusun Rawasari yang menjadi peserta pembinaan gerakan tanam jahe merah di RPTRA Amir Hamzah, Rabu (08/02/2017).

 “Subhanullah, senang sekali  dan berterimakasih Bejo Bintang Toedjoe karena bisa mengikuti kegiatan seperti ini. Saya dapat ilmu dan tahu cara penanamannya dan kelemahannya dimana dan ancamannya dan seandainya tahu penyakit dan hamanya. Saya ingin juga membantu juga penanaman di kelurahan rawasari,” kata Nona Wardah Hanafi (57) Wilayah Rusun Rawasari

Dia berharap ada pelatihan ini kembali diadakan sehingga ilmu dan pengetahuannya bisa disebarkan ke orang lainnya.

Sementara itu, peserta penanam jahe merah dari wilayah rusun Rawasari lainnya merasa ada perbedaan pembinaan kali ini dengan sebelumnya.

 “Pembinaan kali ini kita diterangkan cara menanam jahe merah, perawatan agar hama tidak menempel di daun ataupun diterangkan narasumber tentang hama penyakit di jahe merah. Manfaatnya kita bersama ibu-ibu PKK jadi bersemangat mengetahui cara menanam jahe merah, “ungkap Betty.

Dari seluruh kegiatan pembinaan yang dilakukan di Jakarta, David Walalangi menyatakan Jakarta memiliki keistimewaan dalam proses penanaman ini.

“Selain dikenal sebagai ibukota, Jakarta belum ada sentra yang dimiliki. Adanya penanaman jahe merah vertikultur diharapkan Jakarta bisa jadi kota sentra jahe merah, karena penanamannya tak memerlukan lahan besar, cukup dengan polybag. Dengan begitu, lahan yang terbatas bisa menghasilkan produk yang tak terbatas, “tutupnya.

Usai acara, seluruh peserta acara berfoto bersama di depan lapangan basket warna-warni RPTRA Amir Hamzah.

Admin: Sponsored Content
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas