Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Kata Ganjar Pranowo Terkait Keterlibatannya dalam Dugaan Korupsi Pengadaan e-KTP

Ia menepis kabar dirinya menerima suap saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI, tatkala perkara korupsi itu muncul

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ini Kata Ganjar Pranowo Terkait Keterlibatannya dalam Dugaan Korupsi Pengadaan e-KTP
Dokumentasi Tribun Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Taufiq pernah menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.

Selain itu, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno, dan politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Anggota Fraksi Partai Golkar lainnya yang pernah diperiksa KPK yakni, Agun Gunandjar Sudarsa, dan Setya Novanto.

Menerima foto

Ganjar mengungkapkan, Selasa (7/3/2017) hari ini dirinya menerima foto dari wartawan, berisi surat dakwaan terhadap tersangka yang akan diadili sebagai terdakwa.

Foto tersebut berisi pengakuan dua tersangka pernah menyuap 25.000 dolar Amerika Serikat kepada pimpinan Komisi II DPR RI ketika itu.

Ganjar heran, sidang belum digelar, dan dakwaan bagi dua terdakwa belum dibacakan di pengadilan, namun berkasnya sudah keluar dan beredar.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia pun berspekulasi tentang motif politik di balik masalah itu.

"Mungkin hawa politiknya tinggi," tuturnya.

Spekulasi lain, menurut Ganjar, ada pihak yang mengaku menyuap dirinya padahal uang suap tidak pernah sampai ke Ganjar.

Ganjar menyatakan tidak menerima suap dalam kasus itu.

"Saya menegaskan, saya tidak menerima suap," katanya.

"Kejutan-kejutan (beredar luasnya surat dakwaan, Red) ini menarik untuk dijelaskan,"ujar Ganjar, kemudian tersenyum.

Ia juga mengaku siap untuk dimintai keterangan, dan tidak akan lari dari tindakan menuntaskan kasus yang diduga merugikan negara hingga Rp 2 triliun ini.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas