Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Prancis Datang untuk Bicarakan Penanggulangan Teror

Oleh karena itu sudah pasti kedua negara akan bekerjasama, untuk memberantas permasalahan tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Presiden Prancis Datang untuk Bicarakan Penanggulangan Teror
REUTERS/STEPHANE DE SAKUTIN/POOL
Presiden Perancis Francois Hollande berbicara di depan Asosiasi Walikota Perancis, Rabu (18/11) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kerjasama baru antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Prancis dalam bidang terorisme, akan disepakati saat Presiden Prancis François Gérard Georges Nicolas Hollande, berkunjung ke Indonesia.

Direktur I Eropa, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Dino R. Kusnadi, menyampaikan bahwa Indonesia dan Prancis adalah negara yang sama-sama punya permassalahan dengan terorise dan radikalisme.

Oleh karena itu sudah pasti kedua negara akan bekerjasama, untuk memberantas permasalahan tersebut.

"Sebagai negara yang pernah punya pangalaman dengan terorisme, tentunya akan diakukan sharing (red: berbagi) pengalaman terkait maslaah ini, untuk kepentingan kedua negara," ujar Dino R. Kusnadi kepada wartawan di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2017).

Presiden Prancis yang juga ditemani oleh Menteri Pertahanan Prancis, Jean-Yves Le Drian, juga akan membicarakan kerjasama yang bisa memperkuat kedua negara dalam bidang pertahanan.

Salah satu yang diagendakan adalah dalam bidang pasukan perdamaian.

"Secara umum kerjasama pertahanan, sudah dari dulu kita memiliki kerjsama dengan Pranncis. Memang selain pertahanan terkait alutsista, juga kerjasama yang sudah dihadapkan dengan Indonesia, 'Peace Keeping Operation' (operasi menjaga perdamaian)," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir, menambahkan bahwa saat Presiden Prancis berkunjung ke Indonesia, juga akan dibicaraan mengenai kapasitas Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.

"Kita akan sharing pengalaman itu," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas