Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Afi Sedih Jelaskan soal Plagiarisme, Tangisnya Kian Menjadi saat Bertemu Sosok ini

Afi mulai terlihat sedih. Tangisnya makin menjadi saat bertemu sosok ini.

Afi Sedih Jelaskan soal Plagiarisme, Tangisnya Kian Menjadi saat Bertemu Sosok ini
KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI
Afi Nihaya Faradisa 

Dia dan ayahnya kemudian bergabung mengikuti acara peringatan Hari Kelahiran Pancasila.

Afi hadir atas undangan Presiden Joko Widodo.

Apa benar Afi memplagiasi?

Sejak semalam jagad media sosial dihebohkan oleh tulisan seorang Kompasianer mengenai status Afi yang berjudul "Belas Kasih dalam Agama Kita".

Tulisan tersebut dianggap plagiat dari tulisan serupa dari seseorang yang memiliki akun Facebook yang bernama Mita Handayani.

Lantas, apakah benar Afi melakukan plagiarisme?

Guru Besar Universitas Indonesia Rhenald Kasali menuturkan plagiat atau tidak, hanya berlaku untuk karya ilmiah.

Sepanjang kata-kata atau tulisan merupakan pendapat umum, hal itu tidak bisa dikategorikan sebagai plagiarisme.

"Sebagai contoh saya mengambil kata-kata populer dari Aa Gym yaitu 'perubahan harus dimulai dari diri sendiri'. Kalau ada yang usil, bisa saja dipersoalkan itu adalah kutipan dari John Maxwell. Namun si pemilik kutipan asli tidak mempermasalahkan dan sekarang kutipan tersebut terkenal sebagai kutipannya Aa Gym, dan bukan merupakan plagiarisme," ujarnya saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (1/6/2017).

Rhenald juga mencontohkan, pernah ada seorang mahasiswa pascasarjananya menulis di koran umum dengan tema mengenai Dutch Desease atau "penyakit Belanda".

Halaman
1234
Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas