Tribun

Lagi, Seorang Remaja Diinterogasi dan Diancam Anggota Ormas Tertentu Gara-gara Statusnya di Facebook

Kali ini terjadi terhadap pelajar yang diduga berusia 15 tahun dengan inisial PMA di Cipinang Muara, Jakarta Timur (Jaktim).

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Lagi, Seorang Remaja Diinterogasi dan Diancam Anggota Ormas Tertentu Gara-gara Statusnya di Facebook
Twitter@fadjroeL
Kasus persekusi oleh sekelompok orang kembali terjadi. Kali ini terjadi kepada pelajar yang diduga berusia 15 tahun dengan inisial PMA di Cipinang Muara, Jakarta Timur (Jaktim). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus persekusi oleh sekelompok orang kembali terjadi.

Kali ini terjadi terhadap pelajar yang diduga berusia 15 tahun dengan inisial PMA di Cipinang Muara, Jakarta Timur (Jaktim).

Persekusi terhadap remaja itu terungkap dalam rekaman video berdurasi dua menit 19 detik yang viral di media sosial.

Terlihat dalam video tersebut, remaja laki-laki ini mendapat intimidasi oleh sekelompok orang dari ormas tertentu.

Tindakan Persekusi itu terjadi karena ia menulis status di akun Facebook-nya yang bernada sindiran terhadap tokoh pimpinan organisasi masyarakat tertentu.

Dari KBBI dijelaskab bahwa Persekusi merupakan pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti,

Baca: Persekusi Makin Masif dan Sistematis di Indonesia, Contoh yang Dialami Dokter Fiera Lovita di Solok

Tidak menerima pimpinannya dihina, sejumlah anggota ormas tertentu itu menangkap dan mengintrograsi remaja tersebut di sebuah tempat.

Intimidasi verbal maupun pukulan dan tamparan wajah terlihat dialami remaja korban Persekusi tersebut.

Bahkan ancaman dibunuh jika mengulang perbuatan yang sama juga terdengar jelas saat persekusi dilakukan oleh sejumlah kelompok tertentu.

Remaja korban persekusi itu dipaksa untuk menandatangani surat permintaan maaf bermaterai.

Surat permohonan maaf itu pun diminta untuk diposting di akunnya di Facebook.

Atas beredarnya video persekusi terhadap remaja tersebut, aktivis mahasiswa tahun 1980 hingga 1998, Fadjroel Rachman‏ melalui akunnya di twitter @fadjroeL menuliskan "terimakasih Ansor mendampingi korban persekusi ormas ke kantor polisi."

"Terimakasih Ansor @Ansor_Satu mendampingi korban persekusi ormas *** ke kantor Polisi.Damai Indonesiaku." Demikian ditwitt Fadjroel, Kamis (1/6/2017), sekitar dua jam yang lalu ketika berita ini diturunkan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas