Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penyidik KPK Diteror

Novel Baswedan Sebut Ada Jenderal Polisi Terlibat Penyerangan, Polri: Tuangkan Saja dalam BAP

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal sehingga menyebabkan matanya harus dioperasi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi meminta penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan untuk melapor bila mendapat informasi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpanya.

Informasi yang disampaikan penyidik senior KPK, Novel Baswedan tentang adanya keterlibatan seorang jenderal atas peristiwa yang menimpanya dalam wawancara dengan majalah internasional Time, menarik perhatian kepolisian.

Baca: Ini Tanggapan Kapolda Metro Jaya soal Dugaan Ada Jenderal di Balik Teror Novel Baswedan

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, sebaiknya Novel Baswedan memberikan informasi ini kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, segala upaya penyembuhan Novel Baswedan pun kini dimaksimalkan tim dokter di Singapura.

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal sehingga menyebabkan matanya harus dioperasi.

Liputan lengkapnya, termasuk pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menanggapi informasi dari Novel Baswedan dan penjelasan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah terkait kondisi Novel Baswedan terkini, simak tayangan video di atas. (*)

Editor: Sapto Nugroho
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas