Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembiayaan Penyakit Jantung Penyebab Defisit Keuangan BPJS Kesehatan

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris, menungkapkan, penyebab defisit keuangan yang dialami pihaknya karena

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris, menungkapkan, penyebab defisit keuangan yang dialami pihaknya karena pembiayaan penyakit jantung.

 "Misalnya begini, semua penyakit kita tanggung, kecuali jantung. Ini selesai defisit kita. Karena jantung itu menyerap (Rp.) 7,4 T (Triliun) tahun lalu. Tapi jangan salah quote yah, kita tidak ada rencana menghilangkan."

Hal itu dikatakannya ketika ditemui di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/6/2017).

Lebih jauh ia menjelaskan, iuran yang saat ini ditetapkan kepada peserta, belum cukup untuk membiayai semua pelayanan kesehatan.

Untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) perorang mengalami defisit pembiayaan sebanyak Rp 13.000, untuk peserta mandiri, perorang mengalami defisit pembiayaan sebanyak Rp 27.500, dan untuk pasien kelas dua defisit pembiayaan sebanyak Rp 13.000.

Hanya pembiayaan pasien kelas satu yang sesuai dengan hitungan.

Untuk menyelesaikan permasalahan defisit keuangan tersebut, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menginginkan keuangan daerah juga ikut membiayai defisit tersebut.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas