Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gerebek Rumah Mewah di Pondok Indah, Polisi Temukan Puluhan Peralatan IT Kejahatan Siber

Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan 29 orang WNA yang terdiri dari 17 laki-laki dan 12 perempuan.

Gerebek Rumah Mewah di Pondok Indah, Polisi Temukan Puluhan Peralatan IT Kejahatan Siber
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Petugas menemukan barang bukti peralatan IT di sebuah rumah kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2017). Barang-barang tersebut diduga menjadi alat untuk melancarkan aksi kejahatan siber sindikat internasional asal China. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan kepolisian Indonesia memggerebek rumah mewah di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2017) petang.

Penggerebekan dilakukan karena dari penelusuran polisi, rumah tersebut dijadikan tempat puluhan WNA China melancarkan aksi kejahatan siber bertaraf internasional.

Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan 29 orang WNA yang terdiri dari 17 laki-laki dan 12 perempuan.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah peralatan IT.

Pantauan Tribunnews.com, barang bukti yang ditemukan di antaranya sejumlah handphone, laptop, tablet, handy talkie, kalkulator, sejumlah uang Yuan, buku catatan, satu tower internet, hub router, dan kabel LAN.

Barang bukti tersebut dikumpulkan di sebuah meja besar di ruang tengah rumah mewah tersebut.

Sementara, 29 orang WNA China diperintahkan untuk duduk di samping barang bukti.

Beberapa orang dari WNA China tersebut diminta oleh petugas kepolisian Indonesia dan China untuk menjelaskan peralatan IT mereka.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Didik Sugiharto yang memimpim penggerebekan itu menjelaskan, operasi ini merupakan pengungkapan kasus dugaan penipuan dan pemerasan di dunia siber yang dilakukan jaringan internasional asal China.

Jaringan tersebut menggunakan rumah di Pondok Indah sebagai tempat operasi kejahatannya. Sementara, para sasaran korbannya justru warga di China.

Kasus ini terungkap hasil kerja sama kepolisian Indonesia dan China.

"Jadi, hasil penyelidikan kami dengan kepolisian China, ada sindikat kejahatan siber tingkat internasional yang melakukan aktivitas salah satunya di TKP Pondok Indah ini," ujar Didik.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas