Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat Hormati Perindo Wacanakan Jokowi Sebagai Capres

Syarief Hasan pun mengaku sejauh ini Partai Demokrat belum menjalin komunikasi politik dengan Perindo terkait Pilpres 2019.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Demokrat Hormati Perindo Wacanakan Jokowi Sebagai Capres
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan memberikan keterangan pers usai rapat pleno di kantor Partai Demokrat, Jakarta, Senin (6/3/2017). Partai Demokrat melakukan rapat pleno membahas Pilkada serentak 2017 secara keseluruhan namun belum memastikan langkah yang diambil pada Pilkada putaran kedua DKI Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Wacana dukungan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kepada Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden (Capres) 2019 mendapat apresiasi dari partai Demokrat.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menghormarti keputusan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mewacanakan Jokowi sebagai Capres.

"Itu urusan Perindo. Kita hormati," ujar mantan Menteri Koperasi dan UKM di masa pemerintahan SBY itu kepada Tribunnews.com, Rabu (2/8/2017).

Syarief Hasan pun mengaku sejauh ini Partai Demokrat belum menjalin komunikasi politik dengan Perindo terkait Pilpres 2019.

Namun imbuhnya, Partai berlambang bintang Mercy itu sangat terbuka untuk membangun komunikasi politik dengan Perindo menjelang Pilpres 2019.

"Kita sangat terbuka untuk itu," kata anggota DPR RI ini.

Diberitakan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia ( Perindo) Ahmad Rofiq menyatakan, sejak awal Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo tidak pernah menyatakan secara resmi akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu disampaikan Rofiq menyikapi pernyataan Hary yang akan mencalonkan Presiden Jokowi pada Pemilu 2019.

"Tapi bahwa Pak Hary statement terbuka untuk menjadi capres kan enggak pernah. Tidak pernah terjadi," ujar Rofiq saat dihubungi, Rabu (2/8/2017).

Ia mengatakan, wacana pencapresan Hary justru muncul dari kader-kader Perindo. Menurut dia, hal itu wajar karena merupakan bentuk militansi kader partai.

Sebab, lanjut Rofiq, sangat wajar bila kader partai menginginkan ketua umumnya menjadi Presiden RI. Hanya, kata Rofiq, partai juga harus tetap realistis dalam mewujudkan cita-cita politiknya.

Menurut Rofiq, sangat mungkin cita-cita politik partainya dapat tersalurkan melalui tokoh lain.

"Dukungan kepada Jokowi menjadi agenda utama yang akan dibahas dalam Rapimnas Perindo akhir tahun ini. Akan banyak nama yang dibahas," ujar Rofiq.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas