Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pansus Datangi Safe House, KPK Pilih Fokus Tuntaskan Korupsi e-KTP, BLBI dan Pengadaan Alquran

KPK mengaku tidak terlalu memperdulikan tindakan Pansus angket yang siang nanti, Jumat (11/7/2017) akan berkunjung ke Safe house KPK di Depok

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pansus Datangi Safe House, KPK Pilih Fokus Tuntaskan Korupsi e-KTP, BLBI dan Pengadaan Alquran
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Juru bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak terlalu memperdulikan tindakan Pansus angket yang siang nanti, Jumat (11/7/2017) akan berkunjung ke Safe house KPK di Depok, Jawa Barat.

Baca: Sudah Bermasalah, First Travel Sempat Minta Biaya Tambahan ke Jamaah

‎"Bagi KPK hal tersebut tidak terlalu penting. Kami akan terus bekerja menanganai kasus besar seperti e-KTP dan BLBI termasuk kasus suap terkait pengadaan Al-Quran serta PUPR," terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Menurut Febri, kasus-kasus besar tersebut penting dituntaskan karena diduga ada uang korupsi yang
mengalir pada banyak pihak seperti anggota DPR dan swasta.

"Semua tindakan yang dilakukan KPK tentu berdasarkan aturan hukum dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Febri.

Diketahui sejak dua minggu belakangan safe house milik KPK ramai diperbincangkan karena seorang saksi yang pernah dilindungi KPK di safe house, yakni Niko menyatakan safe house KPK lebih layak disebut sebagai rumah sekap.

Ini karena Niko merasa tidak nyaman tinggal disana dan ada pula informasi yang menyatakan ada kekerasan terhadap para saksi di save house tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Alhasil anggota Pansus KPK merespon itu dengan siang nanti berkunjung ke save house milik KPK di wilayah Depok, Jawa Barat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas