Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahri Geram dengan KPK, Mengaku Pernah Ditanya Presiden, Lalu Dijawab Begini

Saat itu Fahri kemudian mengingatkan Presiden bahwa KPK sudah seperti negara dalam negara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fahri Geram dengan KPK, Mengaku Pernah Ditanya Presiden, Lalu Dijawab Begini
Fahri Hamzah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku geram dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran merasa lembaganya lebih tinggi dari yang lain.

Dirinya mengaku pernah ditanya Presiden Joko Widodo kenapa selalu mengkritik keras KPK.

Pertanyaan itu diungkapkan saat dirinya bertemu Presiden Jokowi pada bulan Ramadhan kemarin.

Saat itu Fahri kemudian mengingatkan Presiden bahwa KPK sudah seperti negara dalam negara.

"(Kata Presiden) Pak Fahri kenapa kritik KPK terus? Saya bilang, 'Pak, ada negara dalam negara hati-hati bapak'. Saya bilang begitu di meja makan Istana. Saya buka ini karena saya udah ngomong, saya ingatkan presiden ada negara dalam negara," kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Fahri juga mengkritik Juru Bicara KPK Febri Diansyah yang menyebut ingin mengawasi keuangan Pansus Angket KPK.

Baca: Masinton: KPK Harus Jelaskan Mobil Sitaan Ada di Jalan

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi memang orang-orang KPK itu besar kepala karena menganggap posisi moralnya lebih tinggi dari orang lain. Itu kelakuannya tiap hari.‎ Masa dia si Febri bilang, nanti keuangan pansus kami akan periksa, eh siapa yang mengawas siapa yang diawasi?" kata Fahri.

Fahri menuding penyidik maupun komisioner KPK menilai rendah lembaga lain. Padahal, menurut dia, banyak pula pelanggaran yang dilakukan KPK.

"Saking moralnya tinggi ini kayak lembaga kultus," kata Fahri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas