Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Kalau Masinton Bukan Anggota DPR, Mustahil Dia Melakukan Itu

Aksi Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masinton Pasaribu mendatangi Gedung KPK mendapat kritik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pengamat: Kalau Masinton Bukan Anggota DPR, Mustahil Dia Melakukan Itu
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masinton Pasaribu mendatangi gedung KPK. Jakarta, Senin (4/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masinton Pasaribu mendatangi Gedung KPK, Senin (4/9/2017) mendapat kritik.

Politikus PDI Perjuangan itu datang dengan membawa sebuah koper berwarna hitam.

Ia mengaku, isi koper tersebut adalah pakaian.

Ia minta ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK.

Baca: Perseteruan Aris Budiman dengan Novel Baswedan Harus Diselesaikan di Jalur Hukum

Menurut Pengamat Politik Lembaga Ilmu Politik Indonesia (LIPI), Indria Samego, aksi Masinton itu tidak akan dilakukannya jika ia bukan anggota DPR.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau Masinton bukan anggota DPR, mustahil dia melakukan itu," ujar Indria Samego kepada Tribunnews.com, Senin (4/9/2017).

Sebaiknya, menurutnya, persoalan hukum diselesaikan dengan cara-cara hukum.

Ada mekanisme dan lembaganya untuk itu.

"Cuma belakangan banyak orang yang pengen disebut pahlawan, maka beginilah jadinya," ujarnya.

Masinton Pasaribu mendatangi Gedung KPK, Senin (4/9/2017).

"Saya bawa koper, saya sekalian minta rompi (tahanan KPK). Saya siap kalau ditangkap. Jadi bawa rompi, saya pakai, bawa mobil tahanan, terserah mau ditahan di mana," kata Masinton di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Anggota Komisi III DPR RI itu mengaku datang ke gedung KPK atas inisiatifnya pribadi.

Tidak mewakili teman-temannya yang ada di parlemen.

Baca: Tidak Registrasi, Jadi Alasan KPK Tidak Temui Masinton‎

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas