Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Status Gunung Agung Turun Menjadi Siaga

"Maka tanggal 29 Oktober 2017 pukul 16.00 WITA status Gunung Agung diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga),"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Status Gunung Agung Turun Menjadi Siaga
Tribun Bali/Rizal Fanany
Gunung Agung. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali terus menurun.

Karenanya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung tersebut dari level IV (awas) menjadi level III (siaga)‎.

Baca: Begini Kronologi Ambruknya Tol Pasuruan-Probolinggo Hingga Akibatkan Seorang Tewas dan 2 Luka Berat

"Berdasarkan hasil analisis data visual dan kegempaan serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka tanggal 29 Oktober 2017 pukul 16.00 WITA status Gunung Agung diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga)," ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews, Minggu, (29/10/2017).

Meskipun telah diturunkan menjadi Siaga, masyarakat tetap tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 6 Kilometer dari Kawah Puncak Gunung Agung.

"Ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timur Laut dan Tenggara-Selatan-Barat daya sejauh 7,5 km tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Di dalam radius tersebut masih berbahaya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Penumpang KM Darma Kencana yang Terbakar di Perairan Karimun Jawa Dievakuasi ke Pelabuhan Kumai

Sebelumnya periode status Awas telah berlangsung selama 37 hari sejak ditetapkan status Awas pada (22/9/2017).

Sutopo mengatakan meskipun status aktivitas Gunungapi Agung telah diturunkan ke Level III (Siaga), perlu dipahami aktivitas vulkanik Gunungapi Agung belum mereda sepenuhnya dan masih memiliki potensi untuk meletus.

"PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya," katanya.

Baca: 38 Korban Tewas Kebakaran Pabrik Kembang Api Belum Teridentifikasi, Ini Kesulitannya

Menurut Sutopo, daerah yang terdampak dalam radius 6 - 7,5 km antara lain Dusun Br Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi).

Dusun Br Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri).

Dusun Br Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh adalah daerah yang berbahaya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas