Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pabrik Petasan Terbakar

Seorang Korban Ledakan di Pabrik Petasan Sempat Dikabarkan Hidup

"Masih awal-awal kemarin, memang sempat datang ayahnya dan istrinya datang melapor," ucapnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (30/10).

Seorang Korban Ledakan di Pabrik Petasan Sempat Dikabarkan Hidup
Alex Suban/Alex Suban
Tim Elang Cisadane Polrestro Tangerang menjaga lokasi tembok yang dijebol di sisi pabrik dan gudang petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi Desa Belimbing RT 20 / RW 10 Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, setelah dilanda kebakaran, Kamis (26/10/2017). Puluhan karyawan pabrik ini tewas terbakar dalam peristiwa itu. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang korban kasus kebakaran pabrik petasan di kawasan Kosambi, Tangerang, Subarna Ega sempat dikabarkan masih hidup. Hal itu dikatakan oleh keluarga Subarna kepada Kepala Pelayanan RS Polri, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto.

Menurut Sumirat, keluarga Subarna pernah mendatangi RS Polri dan melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Baca: Anies-Sandi Hadir di Apel Konsolidasi di Mapolda Metro Jaya

"Masih awal-awal kemarin, memang sempat datang ayahnya dan istrinya datang melapor," ucapnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (30/10).

Sehari setelahnya, keluarga menyampaikan kabar kepada RS Polri bahwa Subarna telah ditemukan di salah satu rumah sakit yang merawat korban.

"Mereka bilang kalau ada rumah sakit yang merawat. Itu disampaikan sehari setelahnya," kata dia.

Selang sehari kemudian, keluarga melapor kembali bahwa korban atas nama Subarna tidak diketemukan di rumah sakit tersebut. Sehingga melapor ke posko antemortem di RS Polri.

"Nah, bapaknya Subarna kemarin ke sini lagi, bilang kalau ternyata tidak ada di rumah sakit itu," ucapnya.

Hingga kini, korban atas nama Subarna masih belum ditemukan. Koordinator tim DVI RS Polri, Kombes Pol Pramujoko mengatakan keluarga masih belum melengkapi data antemortem.

"Pelapor dari pihak keluarga Subarna belum memberikan data lengkap. Jadi, kami masih menunggu dari keluarga untuk data antemortem," kata dia saat konfrensi pers.

Halaman
12
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas