Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Meski Dijadikan Tersangka, DPP Golkar Setia kepada Setya Novanto

Pengurus DPP menurutnya tetap setia kepada Novanto meskipun kini bermasalah dengan hukum.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Meski Dijadikan Tersangka, DPP Golkar Setia kepada Setya Novanto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (tengah) berbincang dengan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan), dan Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) sebelum Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (11/10/2017). Rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto beragendakan persiapan ulang tahun, persiapan rakernas, dan persiapan rekrutmen caleg Golkar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Dave Akbarsyah Fikarno (Dave Laksono) mengimbau kader partainya untuk tetap solid meski Ketua Umum Golkar Setya Novanto kembali menyandang status tersangka dari KPK.

"Pastinya harus (solid) Golkar ini selalu diuji dengan berbagai macam perkara. Sejak era reformasi ini Golkar selalu ditempa, dihajar berbagai macam situasi," kata Dave saat dihubungi, Jumat, (10/11/2017).

‎Pengurus DPP menurutnya tetap setia kepada Novanto meskipun kini bermasalah dengan hukum.

Baca: Kembali Dijadikan Tersangka, Akankah KPK Jemput Paksa Setya Novanto?

Pasalnya, Novanto merupakan ketua Umum yang sah yang dipilih secara demokratis sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar.

‎"Jadi ya kalau usaha-usaha pendongkelan terhadap beliau (Novanto) itu adalah pengkhianatan terhadap anggaran dasar Partai Golkar," katanya.

Dave yakin pengurus dan kader Golkar aka‎n solid dalam menyikapi kasus hukum sang ketua umum.

Rekomendasi Untuk Anda

Golkar sudah teruji dalam menghadi berbagai macam masalah partai, mulai dari masalah hukum hingga kepengurusan.

"Golkar tetap keluar sebagai pemenang bahkan. Jadi ini perkara ini jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak luar untuk menghancurkan suara Golkar," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas