KPK Periksa Petinggi Pengembang Reklamasi Teluk Jakarta
CEO PT Muara Wisesa Samudera, Halim Kumala diperiksa penyidik KPK hari ini, Rabu (15/11/2017) .
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - CEO PT Muara Wisesa Samudera, Halim Kumala diperiksa penyidik KPK hari ini, Rabu (15/11/2017) .
Diketahui PT Muara Wisesa Samudera merupakan anak usaha Agung Podomoro Land, salah satu pengembang Pulau G, pulau reklamasi di Teluk Jakarta.
Usai pemeriksaan, Halim irit bicara.
Dia mengatakan, kedatangannya hanya untuk menyerahkan berkas kepada lembaga KPK.
"Cuma kasih berkas," singkat Halim sambil berlalu meninggalkan KPK.
Nama Halim tidak masuk dalam jadwal pemeriksaan di KPK hari ini.
Dikonfirmasi ke juru bicara KPK, Febri Diansyah, pemeriksaan Halim terkait dengan penyelidikan.
Baca: Pengamat Minta Setya Novanto Ikuti Saja Proses Hukum di KPK
"Ini terkait penyelidikan jadi belum bisa bicara banyak. Memang ada tindak lanjut dari putusan sebelumnya yang kami dalami lebih lanjut terkait dalam pembahasan suap dalam Raperda pantai utara tersebut," ungkap Febri.
Ditanya soal berkas apa yang diserahkan oleh Halim, Febri enggan membocorkan karena ini masih dalam tahap penyelidikan.
Diketahui KPK beberapa waktu belakangan sedang mendalami peran dua korporasi yang menggarap reklamasi teluk Jakarta.
Baca: Begini Kronologi Kelompok Bersenjata Tembak 2 Anggota Brimob di Papua
Ini terungkap dari keterangan Sekda DKI, Saefullah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik dan saksi lainnya.
Diketahui, pengembang reklamasi Pulau D adalah PT Kapuk Naga Indah yang merupakan anak perusahaan PT Agung Sedayu Group.
Sementara Pulau G digarap oleh PT Muara Wisesa Samudera yang merupakan anak perusahaan Agung Podomoro Land.