Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komarudin: MKD dengan Sendirinya Harus Usut Etik Novanto

Menurutnya banyak orang di Golkar yang memiliki kapabilitas dan intregitas menjadi ketua DPR menggantikan Novanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Komarudin: MKD dengan Sendirinya Harus Usut Etik Novanto
ist
Komarudin Watubun 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun mengatakan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tidak perlu didorong untuk mengusut dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Setya Novanto.

MKD harus dengan sendirinya mengusut pelanggaran tersebut tanpa didorong-dorong.

"Tidak perlu mendorong, itu harus dengan sendirinya dilakukan," katanya di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (23/11/2017).

Pasalnya menurut Komarudin kasus yang menjerat Novanto berdampak pada martabat anggota dewan dan lembaga DPR.

Diusut tidaknya Novanto berpengaruh terhadap nama baik DPR.

‎"Rakyat mewakilkan kita duduk di sini. Dan tidak semua orang di sini brengsek. Masih ada orang yang baik kan. Tetapi dengan perbuatan satu orang semua dianggap jelek semua itu enggak benar juga. Jadi ini soal kepantasan‎," katanya.

Baca: Berfoto di Masjid Nabawi, Blogger Yahudi Israel Ini Tuai Kecaman

Rekomendasi Untuk Anda

‎Komarudin sendiri setuju bila posisi ketua DPR sekarang diganti.

Menurutnya banyak orang di Golkar yang memiliki kapabilatas dan intregitas menjadi ketua DPR menggantikan Novanto.

‎"Kalau saya ditanya ya setuju (diganti) memang sudah harus begitu. Masak rakyat tidak berkepentingan langsung saja ingin nama lembaganya diperbaiki, apalagi kita yang ada di dalam masak mengganti satu dua orang saja susah‎," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas