Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jangan Lewatkan, Sore Nanti Bulan Berada Pada Titik Terdekat dengan Bumi

"Malam ini, 3 Desember 2017 pukul 22:46 WIB, Bulan akan kembali berada dalam puncak fase purnama.

Jangan Lewatkan, Sore Nanti Bulan Berada Pada Titik Terdekat dengan Bumi
WARTA KOTA/ALEX SUBAN
Bulan dalam fase purnama akan berada dalam jarak terdekat dengan bumi. Jaraknya hanya sejauh 357.492 km. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bulan purnama yang berada pada titik puncaknya pada Minggu (3/12/2017) malam akan kembali terulang pada sore ini, Senin (4/12/2017). Namun sayang, terangnya rembulan tidak dapat dinikmati, lantaran masih terhalang sinar mentari.

Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak perigee atau supermoon akan jatuh tepat pada pukul 15.45 WIB. Bulan dalam fase purnama itu akan berada dalam jarak terdekat dengan bumi, yakni sejauh 357.492 kilometer.

"Malam ini, 3 Desember 2017 pukul 22:46 WIB, Bulan akan kembali berada dalam puncak fase purnama. Hampir 17 jam kemudian, yaitu besok, 4 Desember 2017 pukul 15:45 WIB, Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi atau posisi Bulan berada di perigee dengan jarak 357.492 km," tulis admin BMKG pada Minggu (3/12/2017) malam.

Jarak yang sangat dekat dibandingkan dengan apogee atau micromoon biasanya, supermoon yang akan kembali terulang pada tanggal 30 Januari 2018 pukul 04.48 WIB itu memiliki intensitas cahaya yang lebih besar, yakni sekitar 14 persen dibandingkan bulan purnama biasanya.

"Pada saat tersebut, Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi pada tahun 2018, yaitu sejauh 356.565 km pada pukul 04:48 WIB. Lima jam berikutnya, yaitu pukul 09:24 WIB, Bulan akan berada dalam puncak fase purnama," tulisnya.

"Purnama perigee berikutnya akan ditutup pada 30 hingga 31 Januari 2018 nanti. Pada 30 Januari 2018 pukul 16:56 WIB Bulan berada di perigee sejarak 358.993 km. Pada 29,5 jam berikutnya, yaitu pada 31 Januari 2018 pkl 20:26 WIB, Bulan pun berada dalam puncak fase purnamanya," tulisnya lagi.

Ketiga puncak purnama perigee tersebut merupakan kejadian alam yang sangat ditunggu. Terlebih gerhana bulan total yang dapat disaksikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia mulai dari dini hari hingga tengah malam.

"Kejadian purnama perigee penutup dari tiga rangkaian #supermoon ini adalah yang banyak ditunggu. Penyebabnya adalah saat tersebut terjadi pula peristiwa Gerhana Bulan Total yang dapat diamati dari seluruh Indonesia dari awal malam hingga tengah malam. Terlebih, peristiwa totalitasnya akan terjadi selama satu jam 16 menit yang menyebabkan Bulan akan berwarna merah, jika langit cerah! Selamat menikmati Purnama perigee dan semoga langit cerah! #supermoon," tutup admin.

Fenomena alam tersebut menarik netizen untuk melihat langsung bulan purnama. Sebagian besar bersyukur dapat melihat dan memotret ketika bulan utuh, tetapi tidak sedikit netizen yang mengeluhkan langit di wilayah tempat tinggalnya mendung.

"Ngoto bangunharjo sewon bantul yogyakarta #supermoon," tulis @oktafwungkal menyertakan potret supermoon yang dapat diakses lewat tautan https://t.co/jGeX40Mj5E.

Penulis: Dwi Rizki

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas