Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

JK Nilai Pekerja Kelelahan Sebabkan Crane di Matraman Ambruk

Selain itu, JK meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memperbaiki sertifikasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in JK Nilai Pekerja Kelelahan Sebabkan Crane di Matraman Ambruk
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meminta Menteri Pekerjaan Umum dab Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimuljono untuk mengevaluasi kerja proyek Double-Double Track (DDT) yang mengakibatkan kecelakaan.

"Saya meminta kemarin Menteri PU, mengevaluasi semua. Yang menarik kecelakaan itu umumnya terjadi Sabtu-Minggu. Berarti kemungkinan sejak operator itu mungkin kurang istirahat begadang Sabtu-Minggu," kata Jk, ditemui di kantor Istana Wakil Presiden, Selasa (6/2/2018).

Untuk mencegah insiden tersebut terulang kembali, dia mengingatkan agar operator crane bekerja hati-hati.

Baca: Tudingan Ini yang Membuat SBY Laporkan Firman Wijaya ke Polisi

Selain itu, JK meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memperbaiki sertifikasi.

Meski telah ada sertifikasi, namun ia mempertanyakan apakah sertifikasi sudah sesuai standar prosedur.

Apalagi banyak pekerjaan menggunakan crane, seperti LRT, MRT, dan proyek pembangunan jalan tol. Semua bertumpu di crane.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Pria Ini Dijuluki ‘Manusia Ular’, Kulitnya Ganti 10 Hari Sekali

"Semua itu operator crane. Operator yang kerja di atas itu harus kami minta ke Menteri PU memberikan semua sertifikat. Berarti bisa saja karena begitu banyak kerja infrastruktur maka yang operasikan belun terlatih dengan betul. karena banyak pekerjaan," tambahnya.

Sebelumnya pada Minggu (4/2/2018) pagi, alat berat dan tiang penyangga proyek jalur kereta DDT di Matraman, Jakarta Timur, ambruk. Insiden itu menyebabkan empat orang tewas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas