Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Pegawai Lapas Dihadirkan di Persidangan Kasus Teror di Kawasan Thamrin

Sebanyak tiga petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kembang Kuning dan Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap memberikan keterangan sebagai saksi di

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi

"Tidak (mendengarkan percakapan,-red). Kami masih ada tugas lain. Mereka di ruang besuk di Kembang Kuning 4X3 meter. Satu napi satu surat, pengikut 5 orang. 5 orang itu masuk. (Narapidana,-red) yang dipanggil cuma yang besuk. Yang lain tetap di dalam," kata Dian.

Setelah menjenguk Aman, di persidangan itu, Dian mengaku, Panggah cs juga menjenguk Rois,orang yang diduga memerintahkan melakukan teror bom di Thamrin.

"Para tamu itu diterima di tempat yang sama. Pernah. Bisa bareng-bareng," ungkapnya. 

Lantas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memperlihatkan sejumlah foto kepada tiga orang saksi.

"Ada wajah pernah terlihat di Nusa Kambangan?" ujar salah seorang JPU sambil memperlihatkan foto.

Dian mengaku pernah melihat orang itu yang bernama Sunakim. Berdasarkan buku kunjungan tamu, tertulis Sunakim bersama dengan Abu Gar mengunjungi Aman Abdurrahman pada pertengahan tahun 2015. Sedangkan, saat JPU menanyakan mengenai Zainal Anshori, dia mengaku tidak ingat.

"Abu Gar dan Sunakim. 15 September 2015 bersama Sunakim. Berdasarkan buku (buku kunjungan,-red)," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Aman Abdurrahman membantah bertemu dengan Abu Gar dan Sunakim di kesempatan yang sama. Yang terakhir, itu tidak benar. Tidak satu hari yang sama. Orangnya ada, tetapi tidak bareng, tambahnya.

Simak videonya di atas! (*)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas