Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Hina Megawati, Seorang Pengguna Facebook Dilaporkan ke Polisi

Unggahan tersebut juga diunggah ulang oleh sebuah akun berinisial DS yang diduga salah satu kepala desa di Kabupaten Bekasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diduga Hina Megawati, Seorang Pengguna Facebook Dilaporkan ke Polisi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bacagub Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat (kanan) mencium tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) saat acara pengumuman bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (4/1/2018). PDI Perjuangan secara resmi mengusung Djarot Saiful Hidayat sebagai Bacagub Sumatera Utara, pasangan Jhon Wempi dan Habel Melkias Suwae sebagai bacagub-cawagub Papua, pasangan Herman Hasan Nusi dan Sutono sebagai bacagub-cawagub Lampung, pasangan Abdul Ghani Kasuba dan M Al Yasin Ali sebagai bacagub-cawagub Maluku Utara dan pasangan Tuan Guru Haji Ahyar Abduh dan Mori Hanafi sebagai bacagub-cawagub Nusa Tenggara Barat pada Pilgub 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Sabtu (14/4/2018) membenarkan adanya laporan dari Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Bekasi, Soleman.

Dalam laporan dengan nomor LP/2049/IV/2018/PMJ/DIT RESKRIMSUS ‎itu, lanjut Argo, pelapor melaporkan seorang pemilik akun Facebook atas unggahan yang dinilai bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP.

"Laporan diterima Jumat 13 april 2018, akun yang dilaporkan tersebut diduga telah menyebarkan fitnah tentang penutupan pesantren di Indonesia. Di media sosial Facebook telah beredar tulisan PDIP usul ke pemerintah agar pesantren ditutup seluruh Indonesia," tutur Argo, Sabtu (14/4/2018).

Baca: Kronologi Seorang Gadis Diperkosa 4 Pria sambil Dicekoki Miras di Surabaya, Begini Kondisinya

‎Informasi yang dihimpun, laporan tersebut terkait dengan unggahan akun Facebook berinisial AER.

Dalam unggahan tersebut AER menulis "PDIP usul ke pemerintah agar pesantren ditutup seluruh Indonesia. Megawati Soekarnoputri usul ke pemerintah supaya semua pesantren ditutup."

Unggahan tersebut juga diunggah ulang oleh sebuah akun berinisial DS yang diduga salah satu kepala desa di Kabupaten Bekasi.

Rekomendasi Untuk Anda

"‎Terlapornya sejauh ini masih dalam lidik," singkatnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas