Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Konsentrasi Siswa Buyar Seketika, Sudah Kehujanan, Server pun Error

Gangguan server saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama membuat psikologis para siswa SMP menjadi terganggu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Konsentrasi Siswa Buyar Seketika, Sudah Kehujanan, Server pun Error
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah peserta menjawab soal Bahasa Indonesia yang tertera pada komputer saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 hari pertama di SMP Negeri 2, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (23/4/2018). Pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Kota Bandung serentak diselenggarakan di 245 sekolah yang diikuti sebanyak 37.186 peserta. Ujian akan berlangsung hingga Kamis (26/4/2018), dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

"Keterlambatan gangguan server ini kerugiannya yang masuk sesi tiga waktunya menjadi molor, meski molor pengerjaannya tetap ditunggu hari ini," ujar Hehen Hendra kepala sekolah.

Baca: Sebelum Dirikan First Travel, Andika Hanya Pegawai Minimarket dan Sempat Jualan Pulsa hingga Seprai

Peserta yang mengikuti UNBK di SMPN 13 Depok ini berjumlah 367 orang dari laki-laki 162 peserta dan perempuan 205 peserta.

Dengan adanya gangguan server untuk masuk keportal soal UNBK ini diharapkan pihak Kemendikbud ada perbaikan untuk ke depannya.

"Mudah-mudahan dari Kemendikbud ada evaluasi tentang server dipusat," katanya.

Ia menambahkan untuk pelaksanaan UNBK server untuk mengakses menjadi per kota untuk menghindari penumpukan peserta mengaksesnya.

Sejumlah peserta menjawab soal Bahasa Indonesia yang tertera pada komputer saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 hari pertama di SMP Negeri 2, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (23/4/2018). Pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Kota Bandung serentak diselenggarakan di 245 sekolah yang diikuti sebanyak 37.186 peserta. Ujian akan berlangsung hingga Kamis (26/4/2018), dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Sejumlah peserta menjawab soal Bahasa Indonesia yang tertera pada komputer saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 hari pertama di SMP Negeri 2, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (23/4/2018). Pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Kota Bandung serentak diselenggarakan di 245 sekolah yang diikuti sebanyak 37.186 peserta. Ujian akan berlangsung hingga Kamis (26/4/2018), dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

"Harapannya ke depan server menjadi per kota sehingga kendala ini bisa diatasi lebih ringan untuk masuk ke server tersebut," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad berdalih bahwa errornya server saat pelaksanaan UNBK hari pertama kemarin karena hal biasa.

Menurutnya server yang ada penuh karena pada waktu yang bersamaan semua mengaksesnya.

"Namanya mesin siapa yang bisa ngontrol, Kalau yang akses itu banyak, server itu crowded jadi ada yang bisa nyambung atau nggak. Tadi laporan, itu sudah up," Katanya.

Baca: Tim Cyber Crime Polda Sumsel Pantau Admin Medsos, Postingan tak Jelas Kena Pidana

Hamid mengatakan saat ini server sudah ditambah, tetapi memang harus ditambah kembali.

"Itu sudah ditambah kok servernya, Masih kurang kan, jadi memang harus ditambah lagi," katanya.

Menanggapi kejadian putusnya sambungan internet dari server saat berlangsungnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di seluruh Indonesia, Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan kesiapan infrastruktur dalam penggunaan teknologi digital.

"Ini yang saya siapkan, saya ingatkan kesiapan kita kalau kita mau pakai teknologi digital dalam zaman now, kita harus pastikan infrastrukturnya siap, dan ini menjadi bahan evaluasi kita," papar Sandi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas