Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

AJI Indonesia: Media Jangan Dijadikan Alat Politik

Di tahun politik, jangan gunakan media untuk kepentingan politik karena media dalam UU

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in AJI Indonesia: Media Jangan Dijadikan Alat Politik
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menghimbau media agar tetap bersikap netral dalam menghadapi Pilkada 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019 mendatang.

AJI juga meminta, agar media tidak dijadikan alat politik tertentu.

"Di tahun politik, jangan gunakan media untuk kepentingan politik karena media dalam UU memang lembaga bisnis tapi juga punya fungsi penting, yakni pendidikan dan kontrol sosial," kata Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan dalam diskusi 'Musuh Kebebaskan Pers' di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).

Selain itu, Abdul menambahkan, jika media dijadikan alat politik dalam jangka panjang maka akan merusak reputasi media dan wartawan itu sendiri.

Untuk itu, AJI yang merupakan organisasi wartawan memiliki hak moral untuk mengingatkan untuk tidak menggunakan media sebagai kepentingan politik.

“Karena media memilik tanggung jawab yang sangat besar untuk melayani kepentingan publik. Itu pasti tidak bisa dilakukan kalau media digunakam untuk kepentingan politik. Seperti mengecam atau memuji yang basisnya bukan untuk kepentingan publik tapi untuk kepentingan politik pemilik,” papar Abdul Manan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas