Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua DPP HTI: Pendukung Kami Makin Banyak

Hal itu dijelaskan oleh Ketua DPP HTI, Rokhmat S Labib yang mengatakan pendukung bertambah lebih banyak dibanding sebelumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ketua DPP HTI: Pendukung Kami Makin Banyak
Wahyu Firmansyah/Tribunnews.com
HTI 

Deputi III Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jhoni Ginting mengatakan siap apabila HTI mengajukan banding atas putusan hakim PTUN. Pemerintah akan menyiapkan kontra-memory banding hingga tahap kasasi apabila diperlukan.

"Terus. Kami akan membuat kontra-memory. Begitu juga kalau sampai kasasi," jelasnya di Kementerian Kominfo, Jakarta.

Pemerintah juga telah menyiapkan cara untuk membina anggota HTI agar terhindar dari persekusi di masyarakat. Pembinaan tersebut sudah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama tiga menteri tentang pembinaan eks aktivis HTI.

"Untuk mereka kembali dan tidak ada tindakan represif," ucap dia.

Ketua Bidang Kajian Strategis dan Komandan Densus 99 Gerakan Pemuda Ansor, Nurruzaman mengatakan penting bagi pemerintah merangkul pengikut HTI, terutama mereka yang sudah menjadi pengurus organisasi.

Jangan sampai sosok Bahrun Naim kembali lahir karena kecewa atas organisasi tersebut. Kekecewaan karena HTI tidak kunjung mewujudkan khilafah. Lantas dia memilih untuk melancarkan aksi terorisme.

"Jangan lagi ada lonewolf lahir dari kader HTI yang kecewa seperti Bahrun Naim," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah juga diharapkan telah membuat kontra-narasi untuk agar tidak ada lagi yang menerima ide khilafah. Bukan tanpa alasan, banyak dari anggota HTI yang memiliki peran sebagai selebtwit, atau tokoh penting lain.

"Harus ada kontra-narasi agar pengetahuan yang didapat generasi milenial bukan dakwah dari HTI," ujar Nurruzaman.(ryo)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas