Tribun

Eks Simpatisan ISIS, Pernah Dimabuk Asmara hingga Sadari Perempuan Dianggap 'Pabrik Anak'

Seorang wanita eks simpatisan ISIS, Nurshadrina membeberkan kekejaman ISIS.

Editor: Aji Bramastra
zoom-in Eks Simpatisan ISIS, Pernah Dimabuk Asmara hingga Sadari Perempuan Dianggap 'Pabrik Anak'
Sumber YouTube Kompas TV
Nurshadrina Khaira Dhania, warga negara Indonesia yang baru saja kembali dari Suriah, berbagi kisah awal mula dirinya bergabung menjadi simpatisan ISIS sejak tahun 2015 yang lalu. (Sumber YouTube Kompas TV) 

TRIBUNNEWS - Bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya masih menjadi sorotan publik.

Ledakan tersebut mengundang beragam persepsi masyarakat.

Dikutip dari Tribun Jatim, adik kandung Amrozi sekaligus eks anggota teroris dari kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF), Ali Fauzi berpendapat bahwa kelompok di Surabaya berafiliasi dengan Islamic State of Iraq ad Syria (ISIS).

Diketahui, ISIS merupakan gerakan radikalisme yang masih mencoba merongrong keutuhan NKRI.

Sudah banyak WNI yang terbuai akan iming-iming yang diberikan ISIS.

Dalam talkshow 'Rosi' di Kompas TV, seorang wanita eks simpatisan ISIS, Nurshadrina Khaira Dhania (20) mengamini hal itu dan membeberkan pengalamannya.

Baca Selengkapnya

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas