Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala BPIP: Peringatan Lahirnya Pancasila Harus Diisi dengan Gerakan Kebajikan

Yudi Latif berpesan agar para kementerian dan lembaga maupun kepala daerah bisa menggandeng masyarakat untuk mengembangkan gerakan kebajikan pancasila

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kepala BPIP: Peringatan Lahirnya Pancasila Harus Diisi dengan Gerakan Kebajikan
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Kepala BPIP Yudi Latief 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Kepala Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP), Yudi Latif‎ mengatakan meskipun hari lahirnya Pancasila jatuh pada 1 Juni, perayaanya bisa diperpanjang hingga Agustus 2018, jelang Kemerdekaan RI.

Hal-hal yang bisa dilakukan di antaranya, napak tilas proses perumusan Pancasila mulai dari pidato Bung Karno ‎hingga disempurnakan sampai akhirnya menjadi dasar negara.

Baca: Yudi Latief: Generasi Muda Menuju Masyarakat Pancasila

"Perayaan hari lahirnya Pancasila ini bukan sekedar ceremony biasa tapi betul-betul harus diisi dengan
gerakan-gerakan kebajikan pancasila," tegasnya, ‎usai menghadiri upacara Kelahiran Pancasila di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2018).

Yudi Latif juga berpesan agar para kementerian dan lembaga maupun kepala daerah bisa menggandeng masyarakat untuk mengembangkan gerakan kebajikan pancasila di kehidupan yang nyata.

Baca: Kesaktian Pancasila di Momen Ramadan, Kepala BPIP Minta Semangat Berbagi Digelorakan

"Sesuai sila pertama diharapkan tokoh lintas agama saling berkunjung, dan kerja bakti bersihkan rumah ibadah secara silang. Sila kedua saling mendatangi panti asuhan, sila ketiga rajin anjangsana, saling diskusi," katanya.

"Sila keempat‎ tumbuhkan semangat musyawarah dan gotong royong. Terakhir sila kelima, beragam komunitas diminta saling berbagi," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas