Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PAN Optimis Bisa Bentuk Poros Ketiga di Pilpres 2019

Partai Amat Nasional (PAN) masih optimis membentuk poros ketiga pada Pemilihan Presiden 2019.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in PAN Optimis Bisa Bentuk Poros Ketiga di Pilpres 2019
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amat Nasional (PAN) masih optimis membentuk poros ketiga pada Pemilihan Presiden 2019.

Poros alternatif, selain mendukung Joko Widodo atau Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, PAN tengah melangsungkan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan partai politik.

Pertemuan membahas kemungkinan membentuk poros ketiga.

Hari ini, ucap Eddy, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak dipungkiri oleh PA bahwa pertemuuan itu membahas Pemilihan Presiden 2019.

"Kami sekarang ini, dalam pembicaraan dengan berbagai tokoh dan partai politik, melihat peluang ada dibentuknya poros ketiga," ujar Eddy di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

Baca: Amien Rais: Belum Ada yang Mencalonkan Saya Jadi Presiden

Rekomendasi Untuk Anda

Kini, PAN tengah melakukan kajian dan simulasi untuk tokoh-tokoh alternatif untuk maju pada Pilpres 2019.

Dari internal partai, ucap Eddy, beberapa nama bisa diusung sebagai calon presiden atau wakil presiden misal Amien Rais, Zulkifli Hasan, Hatta Radjasa, dan Soetrisno Bachir.

Sementara itu, dari eksternal partai sudah ada beberapa nama yang mulai digodok untuk kemungkinan dimajukan pada Pilpres 2019.

Dari nama-nama itu, PAN membuat skala prioritas, siapa yang di antaranya akan didukung.

"Termasuk Pak Anies, Pak Gatot, ada TGB (Tuan Guru Bajang), dan Rizal Ramli," kata Eddy.

PAN tidak bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden.

Karena itu, ucap Eddy, PAN harus berkoalisi dengan partai politik yang hendak membentuk poros alternatif di luar selain mendukung Jokowi atau Prabowo.

"Koalisi bisa dibentuk bulan Juli. Tidak terlambat," ucap Eddy.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas