Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Senior Chef dan Abdul Somad Bicara Soal Cuci Daging, Antara Haram dan Kualitas

Idul Adha identik dengan memotong hewan kurban dan membagikan kepada kerabat, keluarga dan masyarakat yang kurang mampu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: ade mayasanto
zoom-in Senior Chef dan Abdul Somad Bicara Soal Cuci Daging, Antara Haram dan Kualitas
net
Daging kambing 

TRIBUNJAKARTA.COM - Idul Adha identik dengan memotong hewan kurban dan membagikan kepada kerabat, keluarga dan masyarakat yang kurang mampu.

Untuk itu, di hari spesial ini, hampir setiap rumah dipastikan mendapatkan daging kurban.

Rupanya ada beberapa tips seputar hewan kurban tersebut, mulai dari jangan mencucinya hingga cara mengolah daging agar empuk.

Sebelumnya, apakah Anda pernah mendengar kalau sebaiknya tidak mencuci daging setelah hewan disembelih atau daging dipotong?

Umumnya, sebagian orang memilih mencuci daging terlebih dahulu sebelum dimasak dengan tujuan membersihkan darahnya.

Padahal, untuk menjaga kualitas daging, kata seorang Chef, sebaiknya daging yang hendak dimasak tidak perlu dicuci terlebih dahulu.

Sebab, dengan mencucinya terlebih dahulu, hal itu malah akan membuat kualitas daging akan menurun dan meyebabkan daging mengerut dan keras.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau lihat di pemotongan hewan itu setelah disembelih daging itu digantung untuk menurunkan darah, bukan dicuci," tutur Arcad Fadillah, Senior Chef di The Westin Hotel, Jakarta kepada KompasTravel, Jumat (3/8/2018).

Ia menjelaskan secara awam bahwa hal tersebut sama seperti kulit kita ketika direndam air akan mengerut bahkan kaku, bukannya rileks.

Ternyata daging kambing atau sapi pun seperti itu, meski dengan suhu ruangan.

Halaman Berikutnya >>>

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas