Prabowo dan Amien Rais akan Temui Kapolri Tanyakan Kasus Dugaan Ratna Sarumpaet Dianiaya
Adapun tujuan pertemuan tersebut untuk menanyakan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan pihaknya dalam waktu akan menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Adapun tujuan pertemuan tersebut untuk menanyakan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet.
Baca: Ratna Sarumpaet Diduga Dianaya, Gerindra Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku
"Saya berencana dalam waktu dekat bersama badan pemenangan nasional untuk minta waktu menghadap Kapolri dan pejabat lain untuk bicarakan masalah ini," ujar Prabowo di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta selatan, Selasa, (2/10/2018).
Prabowo mengaku prihatin dan kaget dengan kasus yang menimpa juru kampanyenya tersebut. Ia tidak habis pikir orang yang tega dan tidak manusiawi melakukan penganiayaan terhadap perempuan berusia 70 tahun.
Selain itu menurut Prabowo, tindakan intimidasi yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut bukan sekali ini saja terjadi. Selain Ratna, kejadian serupa juga menimpa Penyidik KPK Novel Baswedan dan juga pegiat gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman.
"Dan ini bukan yang pertama ada kasus Novel disiram air keras matanya rusak perlu berbulan-bulan dan biaya besar utntuk beliau selamatkan penglihatnnya. ibu Neno mobilnya dibakar. Beliau di bully di larang datang ke wilayah tertentu, jadi ada warga negara yang engga boleh lakukan kegiatan di negaranya sendiri," katanya.
Sementara itu, anggota Dewan Pengarah Prabowo-Sandi, Amien Rais menambahkan dalam satu dua hari ini, tim Prabowo Sandi akan menemui Kapolri.
Dalam pertemuan tersebut akan ditanyakan maraknya kekerasan dalam beberapa bulan terkahir.
"Kita bicara mengapa dalam bulan-bulan ini terjadi penganiayaan, jadi ini dari hati ke hati mudah-mudahan karena Kapolri Penanggung jawab nasional," katanya.
Baca: Ratna Sarumpaet Diduga Dianiaya, Prabowo: Itu Tindakan Represif dan Pengecut
Amien berharap ada respon dari Kapolri terkait adaannya tersebut. Sehingga menurutnya Indonesia tetap aman dan tertib di tahun politik.
"Semoga ada input Kapolri tegakan hulum dan keadilan dan seharusnya tangkap pelaku keonaran, pengguncang sosial yang membuat negara ini tidak menentu," pungkansya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.