Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KKP Bisa Digugat Jika Tak Menerbitkan Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa

Menurut Susi, selama tata ruangnya berada di Kawasan Strategis Nasional dan bukan wilayah konservasi, maka KKP harus menerbitkan Izin Lokasi.

KKP Bisa Digugat Jika Tak Menerbitkan Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat menjelaskan mengenai Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa, di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018). TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengungkapkan siapapun boleh mengajukan perpanjangan Izin Lokasi selama tata ruangnya sesuai.

Perpanjangan tidak hanya bisa dilakukan sekali, jika masa berlaku Izin Lokasi telah berakhir namun belum ada penerbitan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), maka pengajuan bisa dilakukan kembali.

Mengacu pada perpanjangan Izin Lokasi Reklamasi, Susi kemudian menyebut PT Angkasa Pura I sebagai contoh.

Perusahaan 'pelat merah' itu juga pernah mengajukan perpanjangan Izin Lokasi untuk perpanjangan 'apron' bandara di kawasan Bali.

Menurutnya, selama tata ruangnya berada di Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan bukan wilayah konservasi, maka KKP harus menerbitkan Izin Lokasi.

Jika hal itu tidak dilakukan, maka pihaknya bisa digugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Angkasa Pura misalnya mau memperpanjang, selama koordinatnya bukan di konservasi, izin lokasinya ya harus kita kasih, kalau tidak, ya kita bisa (digugat) PTUN orang," tegas Susi.

Oleh karena itu, jika masyarakat Bali menilai bahwa pihaknya menerbitkan Izin Reklamasi, hal tersebut ia anggap sebagai suatu kesalahan.

Karena menurutnya, Izin Lokasi dan Izin Pelaksanaan Reklamasi adalah dua hal yang berbeda.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas