Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Moeldoko Sebut Prabowo 'Ngarang' soal Indonesia Hanya Bisa Berperang 3 Hari

"Ngarang, negara segede Indonesia begini, masa perang tiga hari selesai," ujar Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/1/2019)

zoom-in Moeldoko Sebut Prabowo 'Ngarang' soal Indonesia Hanya Bisa Berperang 3 Hari
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menilai calon presiden Prabowo Subianto sedang mengarang, ketika menyebut Indonesia hanya bisa bertahan tiga hari ketika terjadi perang.

"Ngarang, negara segede Indonesia begini, masa perang tiga hari selesai," ujar Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/1/2019)

Moeldoko yang merupakan mantan Panglima TNI itu pun menyebut pertanyaan Prabowo jelas salah, mengingat anggaran keperluan TNI sudah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah.

Menurutnya, di dalam negeri memiliki industri yang dapat memproduksi amunisi atau peluru keperluan TNI, dimana memang ada sebagian amunisi dipenuhi dari luar negeri.

"Tapi kan kita sudah menghitung sirkulasi, masuk-keluarnya, situasi in-out-nya amunisi kita hitung, jadi waktunya seberapa, saat sebelum habis semuanya dipakai untuk latihan. Begitu berkurang, impor lagi amunisi yang perlu diimpor," paparnya.

Baca: Prabowo Sebut Indonesia Hanya Sanggup Bertahan 3 Hari Jika Perang, Ini Kata Presiden PKS

Sebelumnya, Prabowo Subianto dalam pidatonya di acara "Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto Indonesia Menang", capres 02 menyebut pertahanan Indonesia saat ini tengah dalam kondisi kurang baik.

Menurut informasi yang ia dengar dari Menteri Pertahanan Indonesia saat ini, Ryamizard Ryacudu, cadangan peluru yang dimiliki Indonesia tidak akan cukup hingga satu minggu. Bahkan hanya 3 hari.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bahkan Menteri Pertahanan pemerintah yang sekarang saja mengatakan kalau Indonesia terpaksa perang hari ini, kita hanya bisa bertahan 3 hari" kata Prabowo.

"Karena peluru hanya 3 hari yang ada. Bukan saya, yang sampaikan itu Menteri Pertahanan Republik Indonesia dari pemerintah sekarang sendiri yang mengatakan. Karena beliau juga seorang Patriot, beliau ingin hal ini diketahui oleh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas