Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bagasi Berbayar, Pakar Ekonomi Industri UI: Pemerintah Harus Netral

Namun ia menilai, pemerintah sebagai pembuat aturan tidak boleh mengambil keputusan bisnis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Bagasi Berbayar, Pakar Ekonomi Industri UI: Pemerintah Harus Netral
Gita Irawan/Tribunnews.com
Guru Besar Ekonomi Industri di FEB UI Ine Ruky (pojok kanan) saat berdiskusi dengan sejumlah pakar perhubungan udara, ekonomi, dan asosiasi logistik di Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (9/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guru Besar Ekonomi Industri di FEB UI Ine Ruky menilai peran pemerintah sangat penting dalam mengatasi kebijakan bagasi berbayar yang diajukan oleh maskapai-maskapai low cost carrier (LCC).

Ia pun sepakat dengan pendapat yang nengatakan pemerintah harus hadir dalam masalah tersebut.

Namun ia menilai, pemerintah sebagai pembuat aturan tidak boleh mengambil keputusan bisnis.

Dalam hal ini, ia menilai pemerintah harus bersikap netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan di dalamnya misalnya maskapai dan konsumen.

"Jadi pemerintah sebagai regulator itu harus bersikap netral bagaimana mempertimbangkan kepentingan publik, konsumen, kepentingan perusahaan agar bisa sehat, dan kepentingan ekonomi secara makro," kata Ine.

Baca: Bagasi Berbayar, Chappy Hakim: Sorry to Say Ini Bukan Masalah Lima Tahunan

Ia pun menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan informasi terkait kebijakan tersebut bagi semua pihak.

"Jadi yang penting di sini koordinasi, komunikasi, dan informasi untuk industri yang diregulasi. Jadi informasi untuk publik, pengusaha, juga buat pemerintah sendiri. Itu penting sekali," kata Ine.

Rekomendasi Untuk Anda

Itu karena menurutnya, konsumen memiliki hak untuk memilih transportasi yang akan digunakannya dan usaha penerbangan juga memiliki hak untuk tumbuh sehat di tengah persaingan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas