Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Raker Keagamaan Hindu, Menag Tekankan Updating Data

Tiga pesan Menag tersebut ialah Updating Data, Pemaksimalan Pelayanan, dan Percepatan Realisasi Program.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Raker Keagamaan Hindu, Menag Tekankan Updating Data
HandOut/Istimewa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan) bersama Ketut Widnya MA (kiri) saat melaunching aplikasi Sindu di di Hotel Santika, Jakarta pada Selasa (12/2/2019). 

Ia mencontohkan, jika ada Lembaga pendidikan yang ingin mengajukan prodi baru, tak harus repot-repot mengantarkan dokumen ke Jakarta, karena semuanya berbasis online. 

"Kalau ada yang mau membuat prodi baru, dia tidak harus membawa dokumennya ke Jakarta, dia cukup online (menggunakan aplikasi Sindu,red), jadi nanti dia tinggal online. Nanti akan ada laporan bahwa pengajuan ijin anda sudah kami terima. Nanti diperiksa disini dan ada tim yang memeriksa sampai diputuskan,” tuturnya. 

Selain itu, Sindu lanjut Widnya, memiliki manfaat untuk menyebarkan moderasi keberagamaan, sehingga layanan itu bisa menjadi media dakwah keagamaan kepada masyarakat, sehingga akan membentuk masyarakat beragama yang harmonis dan terhindar dari paham radikalisme. 

Widnya mengakui bahwa dalam pembuatan layanan Sindu, khususnya pengumpulan data merupakan suatu pekerjaan yang sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama demi menghasilkan data yang akurat dan akuntabel.

“Integrasi data ini pekerjaan yang besar dan tidak cukup hanya setahun, terus kita tingkatkan terus. Kita butuh data yang akurat dan akuntabel, kalau data tidak akurat, maka perencanaan kita tidak akurat, karena kita selalu terhalang oleh data,” katanya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas