Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Hina TNI Saat Demo di Monas

Setelahnya, Robertus melakukan klarifikasi atas video yang beredar bahwa dirinya tidak menghina TNI.

Polisi Tangkap Pria yang Diduga Hina TNI Saat Demo di Monas
WARTA KOTA/INSTAGRAM
Robertus Robet nyanyikan ujaran kebencian terhadap tentara Republik Indonesia, yang dikenal sebagai Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan diubah jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian melakukan penangkapan terhadap aktivitis sekaligus dosen UNJ, Robertus Robet yang diduga telah melakukan tindak pidana penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia.

Dalam hal ini, Robertus diduga menghina institusi TNI dengan merubah mars ABRI saat aksi Kamisan, di depan Istana Negara.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Robertus diamankan pada Rabu tanggal 6 Maret 2019 sekira pukul 00.30 WIB.

"Melakukan orasi pada saat demo di monas tepatnya depan istana dengan melakukan penghinaan terhadap institusi TNI," ujar Dedi, dalam keterangannya, Kamis (7/3/2019).

Baca: Ini Lagu Nyanyian Aktivis Robertus Robet yang Dianggap Lecehkan TNI

Adapun Robertus Robet diduga melanggar Pasal 45 A ayat (2) Jo 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP terkait tindak pidana menyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dana tau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), dan/atau Berita bohong (hoax), dan/atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia.

Untuk saat ini, kata dia, polisi belum mengetahui motif dari yang bersangkutan melakukan tindakan tersebut.

Dedi menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Robertus.

"Membawa tersangka ke Dittipidsiber untuk pemeriksaan," kata dia.

Seperti diketahui, beredar video dimana Robertus Robet berorasi di depan Istana. Dalam video tersebut, ia tampak menyanyikan mars ABRI dengan merubah lirik.

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Tidak berguna
Bubarkan saja
Diganti Menwa
Kalau perlu diganti pramuka

Setelahnya, Robertus melakukan klarifikasi atas video yang beredar bahwa dirinya tidak menghina TNI.

"Sebagai dosen saya tahu persis upaya reformasi yang sudah dilakukan TNI dan dalam banyak hal memuji dan memberi apresiasi upaya reformasi yang dilakukan TNI yang lebih maju dibandingkan lainnya," kata Robertus dalam video klarifikasinya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas