Penangkapan Terduga Teroris Abu Hamzah di Sibolga; Jago Rakit Bom, Tiga Wanita, dan Penyandang Dana
Densus 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris di wilayah Sumatera Utara setelah sebelumnya menangkap Husain alias Abu Hamzah di Sibolga
Penulis: Adi Suhendi
Setelah itu, kepolisian menangkap seorang perempuan berinisial Y alias Khodijah, Kamis (14/3/2019) di Klaten.
Kemudian kepolisian pun menangkap R atau Abu Ricky, di Riau, Kabupaten Rokan Hilir.
Selain itu, ada juga dua orang berinisial P dan SH yang diamankan di Lampung.
Jago rakit bom
Husain alias Abu Hamzah diketahui telah aktif selama 6 tahun terakhir dalam jaringan teroris.
Informasi tersebut didapatkan dari keterangan orang tua bersangkutan.
"Selama 6 tahun terakhir keterangan dari orang tuanya ini aktif di beberapa kelompok, jaringan Lampung dan Sibolga. Baru beberapa tahun terakhir Sibolga," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019).
Baca: Densus 88 Amankan 2 Orang Hasil Pengembangan Kasus Terduga Teroris Sibolga
Abu Hamzah diketahui terpapar aliran Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS.
Ia juga masih terindikasi masuk jaringan Lampung, karena ditangkap berdasarkan pengembangan terduga teroris Lampung, Rinto Sugianto.
Dedi juga mengatakan Abu Hamzah bisa disebut sebagai aktor intelektual karena memiliki kemampuan merakit bom.
Itu juga terlihat dari barang bukti yang diamankan pasca kepolisian menangkapnya.
Antara lain dua buah bom pipa, 4 buah cashing tabung pipa dari LPG, 100 kg flash powder, potasium korat, 2 buah bom pipa tabung, 1 buah bom pipa elbow, serta 4 buah bom yang telah tertanam di halaman rumah sebagai bom ranjau.
"AH sebagai aktor intelektual, karena mempunyai kemampuan lebih dari teman-temannya, yakni merakit bom," jelasnya.
3 sosok wanita
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.