Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Suap di Malang

KPK Tetapkan Mantan Sekda Kota Malang Sebagai Tersangka ke-45 Kasus Suap APBD-P

KPK menetapkan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono, sebagai tersangka suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang.

KPK Tetapkan Mantan Sekda Kota Malang Sebagai Tersangka ke-45 Kasus Suap APBD-P
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPK menetapkan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono, sebagai tersangka.

Komisi antirasuah menetapkan Cipto Wiyono sebagai tersangka ke-45 kasus suap terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

Baca: Fadli Zon: Justru yang Marah-marah itu Jokowi, Sampai Melengking Suaranya

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ini ke penyidikan dengan tersangka CWI (Cipto Wiyono)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

KPK menduga Cipto Wiyono bersama-sama Moch Anton selaku mantan Wali Kota Malang dan Jarot Edy Sulistiyono selaku mantan Kadis PUPPB Malang memberikan suap kepada Moch Arief Wicaksono selaku mantan Ketua DPRD Kota Malang dan puluhan anggota DPRD Kota Malang lainnya.

Baca: Update Indeks Kerawanan Pemilu 2019 Versi Bawaslu RI: Papua Tertinggi, Sumatera Selatan Terendah

Febri menyebut Cipto Wiyono berperan dalam menyiapkan uang suap untuk para anggota dewan itu.

"Moch Anton memerintahkan tersangka CWI berkoordinasi dengan Jarot Edy Sulistiyono dan Moch Arief Wicaksono terkait dengan penyiapan uang 'ubo rampe' yakni uang untuk anggota DPRD Kota Malang untuk persetujuan pokok-pokok pikiran DPRD," kata Febri Diansyah.

Penetapan Cipto Wiyono sebagai tersangka menjadi tahap keempat dalam proses penyidikan KPK dalam perkara ini.

Baca: Dahnil Anzar Simanjuntak Ingin Pastikan Kasus Novel Baswedan Diungkap Meski Beresiko

Tiga tahap sebelumnya bisa dijelaskan sebagai berikut:

Tahap pertama

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Suap di Malang

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas