Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

TKN: Arief Poyuono Jangan Injak Jalan Apalagi Naik MRT, Jadi Melayang Saja

Arya pun menyebutkan agar seluruh anggota DPR RI dari fraksi Gerindra untuk tidak diberikan gaji, lantaran uang itu didapatkan dari hasil pajak.

TKN: Arief Poyuono Jangan Injak Jalan Apalagi Naik MRT, Jadi Melayang Saja
Fransiskus Adhiyuda
Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga 1saat jumpa pers di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga merespon Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono yang mengajak para pendukung paslon 02 untuk tidak membayar pajak.

Atas seruan itu, Arya pun menyebutkan agar seluruh anggota DPR RI dari fraksi Gerindra untuk tidak diberikan gaji, lantaran uang itu didapatkan dari hasil pajak.

“Yang pasti, kalau gitu kita minta DPR RI jangan kasih gaji kepada anggota DPR dari Gerindra, dan juga jangan dikasih THR karena dia hidup dari pajak,” ujar Arya Sinulingga saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

“Baik ketuanya sampai bawah-bawahnya jangan dikasih gaji dan seluruh staf pendukungnya jangan dikasih gaji. Ingatkan sekretariat DPR RI dan MPR RI jangan membayar gaji anggota fraksi dari Gerindra dan seluruh staf pendukungnya,” tambahnya.

Politisi Partai Perindo juga mengimbau agar seluruh kader Gerindra tidak melewati jalan raya hingga tol, dan transportasi-transportasi umum lainnya yang dibangun dengan menggunakan uang pajak dari seluruh masyarakat Indonesia.

Baca: Ogah Bikin TPF Kecurangan Pemilu, BPN: TKN yang Pengecut

“Bukan saya enggak kasihan, tapi ternyata Gerindra meminta supaya tidak bayar pajak. Konsekuensi dong. Berikutnya banyak, nanti jalan raya jangan lewat jalan. Itu semua kan sarana publik dari pajak,” terang Arya.

“Jangan nikmati lampu jalan, jangan naik busway apalagi MRT, jangan. Naik apa? Enggak boleh, nginjak saja enggak bisa karena lu nginjak kaki saja di jalan raya lu bayar pajak. Jadi melayang, makanya saya bilang tadi ini mahluk atau bukan,” tutupnya.

Dikabarkan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengajak para pendukung paslon 02 untuk tidak membayar pajak.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk penolakan terhadap hasil resmi pemilu yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas