Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Tim Mawar Buka Suara tentang Namanya Disebut Terlibat Kerusuhan 21-22 Mei

Mayjen (Purn) TNI Chairawan buka suara terkait tim mawar. Minta polisi buktikan akun-akun yang sebut dia terlibat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Eks Tim Mawar Buka Suara tentang Namanya Disebut Terlibat Kerusuhan 21-22 Mei
TRIBUNNEWS.COM/Vincentius Jyestha
Eks Komandan Tim Mawar, Mayjend TNI (Purn) Chairawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Komandan Tim Mawar, Mayjend (Purn) TNI Chairawan membantah keterlibatannya dalam aksi 21-22 Mei 2019 lalu.

Bantahan itu disampaikannya saat berusaha melaporkan Majalah Tempo ke Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/6) pagi.

Baca: Aksi Massa Tidak Akan Pengaruhi Hakim MK Dalam Memutus Sengketa Pilpres 2019

Nama 'Tim Mawar' sendiri kembali mencuat pascapemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 berjudul 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah' terbit.

Sekadar informasi, Tim Mawar merupakan tim yang disebut bertugas untuk melakukan penculikan terhadap aktivis pada 1997-1998.

Majalah Berita Mingguan Tempo edisi 10 Juni 2019 diketahui menyoroti adanya keterlibatan eks Tim Mawar yang bernama Fauka Noor Farid.

Dalam pemberitaan itu, Fauka disebut turut berada di lokasi saat terjadi aksi kerusuhan 21-22 Mei yakni di depan Gedung Bawaslu RI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Baca: Tolak Pembubaran Koalisi, Max Sopacua: Demokrat Tetap di Kubu 02 Sampai Persoalan di MK Selesai

Rekomendasi Untuk Anda

Fauka juga disebut melakukan beberapa pertemuan untuk membahas rencana demo itu di kantor Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan dan di hotel dekat Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat.

Berikut wawancara ekslusif Tribunnews dengan Chairawan :

Bapak disebut-sebut terlibat dan diduga dalang aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019 lalu? Bagaimana tanggapan bapak?

Tidak terlibat. Gini ya, harusnya orang yang terlibat harus diperiksa dulu baru ditulis, ini belum diperiksa seandainya udah diperiksa. Seandainya terlibat pun harus diperiksa dulu, ini kan langsung ditulis gimana.

Memangnya sewaktu aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019 itu pecah, bapak berada di mana?

Saya sedang buka puasa di rumah.

Bapak kan sempat menyebut bapak dituding oleh akun-akun sebagai dalang kerusuhan 21-22 Mei, yang menuding akun-akunnya siapa saja?

Tolong dong, kamu nanya, giliran saya nanya mana akunnya. Mana akunnya yang memuat nama saya? Kamu sudah baca kan? Saya boleh minta tolong nggak (kamu saja yang sebutin)? Ada yang mau bantuin saya? Enggak ada? Tolong dong.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas