Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aksi 22 Mei

Pencuri Amunisi saat Aksi 22 Mei Ditangkap, Pelaku Bukan Peserta Unjuk Rasa

Polisi telah menangkap empat orang yang melakukan pencurian senjata dari dalam mobil Brimob di Slipi, Jakarta Barat saat kerusuhan aksi 22 Mei lalu.

Pencuri Amunisi saat Aksi 22 Mei Ditangkap, Pelaku Bukan Peserta Unjuk Rasa
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Pelaku perusakan mobil Brimob saat kerusuhan 22 Mei di Jalan Raya Tali, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat dihadirkan saan press rilis di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/6/2019) 

Polisi telah menangkap empat orang yang melakukan pencurian senjata dari dalam mobil Brimob di Slipi, Jakarta Barat saat kerusuhan aksi 22 Mei lalu.

TRIBUNNEWS.COM - Polisi menangkap empat orang yang terlibat perusakan dan pencurian senjata dari dalam mobil Brimob di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat pada kerusuhan 22 Mei lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan keempat tersangka yakni SI, DO, WN dan DY yang diamankan pada 11 dan 12 Juni 2019.

Hengki menyebut niat dari keempat pelaku datang ke kawasan Slipi pada 22 Mei memang untuk melakukan kerusuhan, utamanya menyerang polisi.

"Jadi bukan niat untuk melakukan unjuk rasa memang niatnya untuk lakukan kerusuhan dan juga ditindaklanjuti dengan penjarahan," kata Hengki di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/6/2019).

Hengki memaparkan dari tangan pelaku, polisi mengamankan senjata api jenis Glock 17 yang mereka curi dari mobil Brimob lengkap dengan 13 peluru aktif yang belum digunakan.

Senjata tersebut diamankan dari rumah tersangka SI di Perumahan Cahaya Darussalam, Cijengkol, Bekasi Timur, Jawa Barat.

Selain pelaku yang berperan mencuri senjata api tersebut, SI juga yang mencuri uang operasional sebesar Rp 50 juta dari mobil Brimob yang dirusaknya.

Uang tersebut kemudian telah dibagikan oleh ke tiga tersangka lain masing-masing Rp 2,5 juta. Adapun Rp 40 juta sisanya disembunyikan oleh SI.

"Kemudian ada juga yang dibelikan perhiasan emas. Kemudian juga untuk kebutuhan yang lain," kata Hengki.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Aksi 22 Mei

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas